Berita

Agus Condro

Wawancara

WAWANCARA

Agus Condro: Saya Laporkan Kebobrokan Lapas Untuk Mendukung Ketua KPK...

KAMIS, 16 MEI 2013 | 09:05 WIB

Kebobrokan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang dibeberkan bekas napi korupsi cek pelawat Agus Condro sebagai bentuk dukungan kepada Ketua KPK Abraham Samad.

“Tujuan saya melapor ke KPK  untuk mendukung Abraham Samad atas komentarnya mengenai kebobrokan lapas,” kata Agus Condro kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, Ketua KPK mengungkapkan hasil observasi timnya selama ini tentang kehidupan para koruptor di balik sel.


Hasilnya, koruptor kelas kakap yang masih memiliki harta berlimpah sering keluar sel tahanan. Mereka kerap pulang ke rumah. Bahkan berkeliaran di pusat perbelanjaan.

Agus Condro selanjutnya menyebutkan, praktik seperti ini sering terjadi. Tahanan korupsi masih bisa menjalankan bisnis dan seenaknya keluar dari Lapas.
 
Berikut kutipan selengkapnya:

Apa saja yang Anda sampaikan ke KPK?
Saya bersama teman-teman LSM (lembaga swadaya masyarakat)  dari Batang, Jawa Tengah,  datang ke KPK untuk menunjukkan data atau bukti bahwa adanya modus para napi keluar malam dan pagi baru kembali ke sel.

Parahnya lagi ada juga penyalahgunaan lapas  sebagai tempat penggalangan massa.

Maksudnya?
Di Batang, Jateng, ada lapas  yang bisa dipakai untuk melakukan pengumpulan dan penggalangan massa.

Siapa yang melakukan itu?
Berdasarkan data yang kami miliki, yang melakukan penggalangan massa adalah bekas Menristek yang juga Komisaris PT Adaro.

 Dia melakukan penggalangan massa dari luar ke dalam lapas untuk melakukan pengarahan supaya mensukseskan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di kawasan Ujung Negoro, Batang, Jateng. Ini dibantu napi korupsi yang merupakan bekas bupati.

Siapa itu?
Wah, kalau itu saya belum bisa sampaikan. Yang jelas, dia mengumpulkan warga calon lokasi PLTU ada 250 orang.

Apalagi bekerja sama dengan salah seorang tahanan kasus korupsi yang ada di lapas tersebut. Ini  kan juga tidak boleh.

Anda melapor ke KPK atas inisiatif sendiri atau ada yang memintanya?

Ini inisiatif sendiri. Saya mau tunjukkan bahwa lapas  bisa digunakan untuk kepentingan bisnis, yakni melakukan penggalangan massa demi mensukseskan pembangunan PLTU.

Ini membuktikan, selain adanya napi yang keluyuran, ternyata ada yang lebih parah lagi. Yang saya ungkap ini untuk menjawab keraguan-raguan atas apa yang disampaikan Abraham Samad.

Apa foto-foto yang Anda sampaikan itu akurat?
Ya, akurat dong. Foto yang disampaikan ke KPK jelas menggambarkan kegiatan pengarahan yang dilakukan seorang bekas Menristek  di aula Lapas  Rawa Belang.

Memangnya petugas LP tidak melarang itu?

Saya tidak tahu, apakah itu diizinkan atau tidak. Tapi faktanya terjadi seperti itu kok dan ada foto-fotonya.

Apa masalah ini sudah disampaikan ke Menkumham?
Sudah disampaikan ke Menkumham. Saya heran kenapa napi kasus korupsi bisa keluar lapas. Itu peristiwa yang sering terjadi.

Apa tanggapan Menkumham?
Menkumham minta Kakanwil Kemenkumham Jateng untuk menertibkan tindakan napi seperti itu. Sekarang sudah dilakukan. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya