Berita

JOKO WIDODO/IST

Olahraga

Jokowi Kantongi Data Developer Kecil di Waduk Pluit

RABU, 15 MEI 2013 | 21:02 WIB | LAPORAN:

Gubernur mengaku sudah memegang data orang-orang kaya yang menjadi 'developer' kecil di kawasan pinggiran Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Barat.

"Iya memang, datanya sudah ada sudah kita pegang. Tapi kita tidak ingin buka-buka. Ada yang satu orang punya sewaan 20, ada satu orang punya sewaan 15, satu orang punya sewaan 12," beber gubernur yang akrab disapa Jokowi tersebut kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, Rabu (15/5).

Ia melanjutkan, jika kondisi seperti itu terus menerus dibiarkan kemudian diberikan uang kerohiman (ganti rugi) kepada warga maka orang-orang kaya tersebut bisa mendapat keuntungan besar setiap bulannya.


"Sebulan saja sudah berapa juta," cetusnya.

Ia pun membenarkan ada komersialisasi lahan disitu. Hal ini sejak lama telah ia katakan sebetulnya bahwa para developer kecil itu ingin menduduki tanah negara. Dan, mereka itulah yang berteriak atas nama warga pinggiran waduk Pluit.

"Ini yang harus dihilangi dan belum banyak diangkat ini (temuan) kita yang di làpangan. Kita sudah tahu kelihatan semuanya," tekannya.  

Relokasi sendiri sudah disetujui warga. Hanya saja, belum total terealisasi karena terhalang oknum yang punya kepentingan bisnis disitu. Meski demikian, ia memastikan normalisasi waduk Pluit tetap akan dikerjakan sembari terus mensosialisaikan relokasi warga ke Rusun Marunda.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya