Berita

BASUKI T PURNAMA/IST

Olahraga

Ahok: Percuma, Suruh Komnas HAM Jawab Saya Dulu

RABU, 15 MEI 2013 | 12:56 WIB | LAPORAN:

Komisi Nasional (Komnas) HAM kembali menjadwalkan panggilan terhadap Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) besok (Kamis, 16/5).

Keduanya dipanggil untuk diminta penjelasan mengenai kasus penggusuran yang dialami warga pinggiran waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Namun saat dikonfirmasi, Ahok tetap menolak menggubris. Menurut dia, dialog tersebut akan sia-sia belaka.

"Percuma. Suruh Komnas HAM jawab saya dulu, baru saya penuhi dialog itu. Kalau nggak, nggak usah dialog. Karena nggak ketemu. Frekuensinya nggak ketemu. Musiknya nggak ketemu. Apanya yang mau didialogkan," ucapnya dengan nada gusar kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, Rabu (15/5).


Ahok menekankan, Komnas HAM harus memahami dulu permasalahan sebenarnya yang terjadi di area waduk Pluit baru mengajak dialog. Di satu sisi ia juga mempertanyakan laporan Komnas HAM yang mengatasnamakan warga pinggiran waduk.

Disinggung soal tudingan Komnas HAM yang menyebut Pemprov DKI bertindak tanpa sosialisasi dahulu, Ahok pun meradang.

"Lu bayangin, aku sudah sosialisasi 2 ribu orang loh waktu banjir. Bahaya, bisa tenggelam. Tapi waktu mau pindah, ada sekelompok orang marah-marahin orang yang mau tinggal di rusun. Sampai kita mesti main kucing-kucingan siapin bus karena waktu pendaftaran dimaki-maki. Itu apa nggak ngelanggar HAM?," protesnya.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya