Berita

BASUKI T PURNAMA/IST

Olahraga

Jokowi Dipanggil, Ahok Sindir Komnas HAM Lindungi Oknum Tertentu

JUMAT, 10 MEI 2013 | 17:23 WIB | LAPORAN:

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai panggilan Komnas HAM terhadap Gubernur Joko Widodo (Jokowi) tidak berdasarkan atas azas keadilan.

Panggilan Jokowi ini seperti diketahui terkait penggusuran warga Muara Baru, Jakarta Utara, untuk proyek normalisasi waduk Pluit.

"Normalisasi waduk ya harus dilakukan dong. Kalau tidak kan banjir. Sekarang mereka (warga Muara Baru) melanggar HAM orang lain nggak di DKI? Kalau begitu tolong dudukin Monas sekalian. Iya dong, jadi nanti kalau saya kirim orang dari Belitung dudukin Monas nih. Kalau diusir, saya lapor Komnas HAM melanggar HAM. Boleh nggak? Terus minta ganti rugi dan bagi hasil tanah, gimana?," kata Ahok panjang lebar dengan nada emosi kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (10/5).


Mantan bupati Belitung Timur tersebut mengaku tidak mau ambil pusing seandainya Joko Widodo disebut melanggar HAM oleh warga Muara Baru. Namun, dia mempertanyakan keadilan bagi oknum-oknum tertentu yang menyewakan tanah negara untuk kepentingan pribadi.

"Semua HAM HAM HAM. Kalau kita tidak menyediakan mereka rumah, betul kita salah. Ini anda (warga) yang tidak mau pindah kok. Kita tidak membongkar yang sisi kanan kan? Sisi kiri ada nggak orang yang miskin? Yang punya atap kerangka baja ringan? Kita punya bukti semua loh, pakai kerangka baja ringan (sisi kiri). Jadi itu yang mau dibela?," katanya.

Padahal, lanjutnya, Pemprov DKI sudah menyediakan lahan seluas 2,2 hektar di sekitar Muara Baru untuk warga. Selain itu, dalam waktu dekat luasnya akan bertambah sebanyak 6,2 hektar lagi. Dia juga menyindir kinerja Komnas HAM yang hanya melindungi oknum tertentu saja.

"Waktu banjir dulu warga minta pindah ke Marunda saja ada yang mengancam saya. Terus melarang orang mendaftar pindah ke Marunda. Itu apa tidak melanggar HAM? Orang mau pindah ke Marunda aja anda larang dan ancam, apa enggak melanggar HAM? Jadi Komnas HAM juga musti ngurusin, musti laporin,” katanya ketus.

Namun, Ahok mengaku enggan melapor ke Komnas HAM bila terjungkal kasus semacam ini lagi. Menurutnya Komnas HAM tidak memahami asas keadilan. Jadi, tidak ada alasan bagi dirinya untuk melapor kesana.[wid]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya