Berita

Sutiyoso

Wawancara

WAWANCARA

Sutiyoso: Kami Siap Tempur Hadapi Pemilu 2014, Perbaikan Bacaleg Segera Dilakukan

KAMIS, 09 MEI 2013 | 09:58 WIB

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) segera melakukan perbaikan berkas bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang belum memenuhi syarat administrasi.

“Saya sudah perintahkan untuk segera perbaiki,” kata Ketua Umum PKPI Sutiyoso kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Seperti diberitakan, berdasarkan hasil verifikasi KPU, sebanyak 4.701 bacaleg belum memenuhi syarat administrasi.


Malah tiga parpol, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), PKPI dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum ada satu pun bacaleg yang memenuhi syarat administrasi.

Sutiyoso selanjutnya mengatakan, pihaknya merasa wajar bila bacaleg partainya belum memenuhi syarat administrasi.
 
Berikut kutipan selengkapnya:

Kenapa Anda bilang itu wajar?

Waktu yang kita miliki sangat sempit. PKPI hanya diberikan tiga minggu untuk menyusun DCS (daftar calon sementara). Parpol lain yang memiliki waktu banyak saja masih kerepotan.

Berarti itu semata bukan karena waktu?
Selain masalah waktu, kami ingin mengedepankan caleg-caleg berkualitas. Kami tidak mau grasa-grusuk dalam menetapkan bacaleg PKPI.  Kami tidak ngotot mengajukan 560 bacaleg. Sebab, kami tetap mengedepankan kualitas. Makanya kami hanya mengajukan 512 bacaleg saja.

Apa saat perbaikan ini PKPI melakukan penambahan bacaleg?
Andai kata tidak menemukan kriteria secara kualitas, tetap saja tidak ditambah.

Buat apa ditambah tapi tidak berkualitas. Parpol kan bertanggung jawab menghadirkan anggota DPR yang memiliki kualitas dan memperjuangkan nasib rakyat.

Bukankah itu menunjukkan ketidaksiapan PKPI?
Ah, kata siapa. Kami sudah siap tempur menghadapi Pemilu 2014. Jangan sangka kami ini tidak siap dan lemah lho, lihat saja nanti.  

Masa perbaikan hanya dua minggu, apa bisa?
Saya kira bisa. Masa perbaikan itu dari tanggal 9 Mei sampai 22 Mei. Dari awal juga kami sudah mewanti-wanti agar di masa perbaikan itu nanti dimaksimalkan. Sebab, saat penyusunan DCS itu waktunya mepet.
      
Apa yang akan dilakukan PKPI?
Tentunya kami langsung merapatkan masalah ini. Kami memperbaiki syarat yang kurang itu. Karena sebelumnya kita sudah mengetahuinya. Memang belum semua lengkap, tapi kan waktu itu kita harus mendaftarkan DCS  ke KPU karena akan diverifikasi dulu. Tapi saya cukup berbangga di antara partai besar dan waktu yang sempit ini, kami mampu menyusun DCS dengan cepat, meski kita akui ada kekurangan.

Memangnya apa yang kurang dari bacaleg PKPI?

Masalah paling banyak itu KTA (kartu tanda anggota) yang saat itu belum sempat kita buat dan ijazah yang belum sempat dilegalisir.
 
Kapan PKPI bisa diselesaikan syarat yang kurang itu?
Batas waktu yang diberikan KPU untuk perbaikan 22 Mei. Tapi batas waktu saya ke panitia pencalegan untuk melengkapi kekurangan persyaratan dari bacaleg adalah 17 Mei ini. Lebih cepat selesai kan lebih bagus.

Anda yakin selesai?
Ya. Sangat yakin 17 Mei sudah selesai semua. Sebab, kekurangan itu gampang untuk memperbaikinya.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya