Berita

ROY SURYO/IST

Olahraga

Kemenpora Siap Kawal Pemindahan Lokasi ISG ke Jakarta

SELASA, 07 MEI 2013 | 14:31 WIB

Kementerian Pemuda dan Olahraga akan mengawal opsi pemindahan lokasi Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 dari Riau ke Jakarta pada rapat koordinasi yang diprakarsasi Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra), Rabu (8/5).

"Besok jam 10.00 WIB rapat koordinasi dilakukan di Kantor Kemenkokesra. Disitulah permasalahan ISG akan diputuskan. Secara pasti apa yang pernah saya ungkapkan akan kami kawal," kata Menpora Roy Suryo di sela peluncuran program "Merajut Indonesia" di Halaman Kemenpora Jakarta, Selasa (7/5).

Roy Suryo sebelumnya telah mengemukakan opsi pemindahan lokasi ISG 2013 dari Riau ke Jakarta. Selain pemindahan lokasi, pakar telematika ini juga menggeser waktu pelaksanaan kejuaraan negara-negara Islam ini dari 6-17 Juni menjadi 22 September - 1 Oktober.


Penggeseran lokasi ISG 2013, bukan merupakan keputusan pribadi Menpora melainkan hasil rekomendasi dari rapat yang dilakukan oleh Kemenpora, KOI, KONI, Panitia Nasional ISG serta masukan dari akademisi asal Riau.

"Yang jelas sesuai dengan rekomendasi. Banyak hal yang mendukung pemindahan lokasi ISG ini. Kami tidak ingin diawal di Riau diakhiri di KPK," kata pengganti Andi Mallarangeng itu.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, pemindahan lokasi pelaksanaan ISG 2013 didasarkan beberapa hal mulai dari persiapan teknis maupun kebijakan. Jika dilihat dari segi teknis, Riau dinilai belum siap karena banyak lokasi pertandingan yang tidak sesuai dengan regulasi.

Selain itu, kata dia, status Gubernur Riau Rusli Zainal yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK berpengaruh cukup besar dalam hal kebijakan. Dengan status yang disandangnya, Gubernur Riau akan sulit untuk menjadi penanggung jawab pelaksanaan ISG di Bumi Lancang Kuning itu.

"Kami telah melakukan komunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta (Joko Widodo,red)terkait hal ini. Jakarta memastikan diri siap untuk menggelar ISG," kata Roy Suryo menegaskan.[ant/wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya