Berita

ilustrasi/ist

Delapan Tentara ISAF Tewas Diserang Taliban

MINGGU, 05 MEI 2013 | 11:13 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Delapan tentara  International Security Assistance Force (ISAF) dalam dua serangan berbeda yang dilakukan oleh militan Taliban Afghanistan pada Sabtu malam waktu setempat (4/5).

Menurut jurubicara ISAF, Kapten Dan Einert, tiga orang tewas dalam serangan baku tembak di provinsi Farah, Afghanistan Barat, sedangkan lima tentara lainnya tewas ketika kendaraannya terkena ledakan bom pinggir jalan.

Sementara menurut jurubicara gubernur Kandahar, Jawed Faisal, ledakan yang menewaskan lima tentara ISAF terjadi di distrik Maiwand di Provinsi Kandahar Barat. Saat insiden terjadi, para tentara sedang melintas menuju desa dari arah Maiwand.


Sebagaimana yang dilansir Wire Update (Minggu, 5/5), Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan yang dilakukan pihaknya. Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan melalui invasi AS dan sekutunya pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden, yang dituduh bertanggung jawab atas serangan 9/11.

Sekitar 130.000 tentara ISAF yang berasal dari puluhan negara dikirim ke Afghanistan untuk membantu pemerintah negara tersebut memerangi pemberontakan Taliban dan sekutunya.

Kelompok militan Taliban sangat bergantung pada penggunaan bom pinggir jalan dan serangan bunuh diri untuk melawan pemerintah Afghanistan dan pasukan asing yang ditempatkan di negara tersebut. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya