. Hijrahnya Mourinho ke Chelsea terhitung 1 Juli mendatang ternyata diamini fans Real Madrid. Sebagaimana dilaporkan MARCA, kemarin, berdasarkan polling yang dilakukan di sebuah kafe di Madrid, sebanyak 82 persen Madridista setuju Mou pergi, sementara 18 persen sisanya berharap pria Portugal tersebut bertahan.
Polling ini bisa jadi menambah motivasi pelatih berjuluk The Special One itu meninggalkan Madrid akhir musim ini setelah El Real tersingkir di semifinal Liga Champions, meski menang 2-0 atas Borussia Dortmund pada leg kedua, Rabu dini hari kemarin.
Mourinho dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk melatih Chelsea musim depan. Namun, kesepakatan tersebut baru akan diumumkan secara resmi oleh pihak “The Blues†pada 1 Juli 2013.
Seperti diketahui, Mourinho memang sempat melatih Chelsea periode 2004-2007. Pada 2008, pelatih asal Portugal itu menangani Inter Milan hingga direkrut Madrid pada 2010. Mourinho masih terikat kontrak dengan Madrid hingga 2016.
Namun, setelah Madrid tersingkir di babak semifinal Liga Champions, Selasa (30/4/2013), Mourinho kembali mengatakan, dia mungkin akan meninggalkan Santiago Bernabeu pada akhir musim ini dan kembali ke Inggris.
Kepergian Mouriho ke Chelsea pun bukan tanpa disertai mahar, meski sebelumnya Mourinho bersiteru dengan sejumlah penghuni Bernabeu. Pemilik Chelsea, Roman Abramovich kabarnya memiÂnang Mourinho dengan uang mahar 10 juta poundsterlÂing (sekitar Rp 151 miliar) per tahun.
Mengenai kabar yang menyatakan dirinya akan hengkang ke Chelsea musim panas mendatang, Mourinho menegaskan, belum memiliki keputusan final.
“Lihatlah di sekeliling Anda. Tampaknya semua orang sedang bergerak. Ada Carlo [Ancelotti] di PSG, Bayern mengganti pelatihÂnya, Manchester City, Chelsea, ada banyak spekulasi di mana-mana. Beberapa kemungkinan akan terjadi,†katanya.
Sementara itu, gelandang Galatasaray, Wesley Sneijder yang sempat bekerja sama dengan Mourinho di Inter mengungkapkan, Mourinho memang sangat mencintai Chelsea. Apalagi, keluarga pelatih berusia 50 tahun itu juga saat ini masih menetap di London. [Harian Rakyat Merdeka]