Berita

Olahraga

2 Anak Buah Terjerat Kasus Korupsi, Ahok Mau Bikin Pelatihan Khusus

RABU, 01 MEI 2013 | 20:34 WIB | LAPORAN:

Kejaksaan Agung menetapkan dua pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan wewenang pada proyek pengadaan mobil toilet VVIP (Very Very Important Person).

Kedua orang tersangka tersebut adalah Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Kebersihan DKI berinisial LL dan Ketua panitia pengadaan barang dan jasa berinsial A. Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Djahaja Purnama menyerahkan masalah itu sepenuhnya ke pihak yang berwajib.

"Itu urusan polisi lah bukan urusan kita," ujar Basuki di Balaikota, Jakarta, Rabu (1/5).


Meski demikian, Basuki menyayangkan dugaan keterlibatan kedua petugas Pemprov tersebut dan meminta kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov agar lebih berhati-hati. Untuk mencegah kejadian yang sama terulang, Basuki akan mengadakan pelatihan-pelatihan khusus terhadap pegawai di lingkungan Pemprov.

Sejak Senin (29/4) kemarin, mereka ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan proyek senilai Rp 5,328 miliar dengan nomor penyidikan 60 dan 61/F.2/Fd.1/04/2013. Pada proyek tersebut, LL berperan sebagai kuasa pengguna anggaran, sedangkan A adalah panitia lelang.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya