Berita

SEMINAR PENDIDIKAN/IST

Olahraga

Menuntut Tanggung Jawab Mutu Pendidikan PTS

SENIN, 29 APRIL 2013 | 17:56 WIB | LAPORAN:

Seminar pendidikan yang digelar Senat Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Nasional dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional menarik antusias puluhan mahasiswa dari berbagai kampus.

Seminar yang mengambil tajuk Tanggung Jawab dan Transparansi Kualitas Mutu Pendidikan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tersebut berlangsung hari ini (Senin, 29/4) di selasar blok 1 lantai dasar kampus Unas, Pejaten, Jakarta Selatan. Hadir sebagai pembicara yaitu TB Masad selaku dosen dan juga dekan FISIP Unas dan Jimmy Faat dari Indonesian Corruption Watch (ICW).

Salah seorang peserta seminar dari Politeknik Negeri Jakarta, Damia Rizky mengaku tertarik ikut karena tajuk yang diangkat belum pernah benar-benar menjadi wacana publik di Indonesia. Dia berpendapat, persaingan antar PTS di era modernisasi saat ini semakin tidak sehat. Pada akhirnya, mahasiswa-lah yang menjadi korban.


Belum lagi menyoal mahalnya biaya pendidikan dan pola promosi masuk universitas dengan iming-iming hadiah, sarana dan prasarana. Di satu sisi, kualitas dosennya justru rendah ditambah pelayanan birokrasi pihak kampus yang berbelit-belit.

Mengutip pernyataan Jimmy dalam seminar tadi, Damia pun sependapat bahwa mahasiswa selayaknya mengetahui apa yang dilakukan jurusannya di kampus sampai pengeluaran uang. Dengan kata lain, perlu ada transparansi kampus dengan membuat Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah.  

Sementara peserta dari FISIP Unas, Neny berpendapat, fasilitas perpustakaan di tiap kampus seyogyanya lebih dikembangkan sehingga mutu pendidikan bisa tercapai.

"Harapan kita semua semoga PTS mampu menciptakan pendidikan yang lebih baik, berkualitas, transparan, dan bukan menjadikan kampus sebagai komoditi bisnis semata melainkan meningkatkan kualitas SDM," pinta Damia.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya