Berita

Sutan Bathoegana

Wawancara

WAWANCARA

Sutan Bathoegana: Dari Awal, Kami Prediksi Harga Ganda BBM Membingungkan

MINGGU, 28 APRIL 2013 | 08:30 WIB

Komisi VII DPR mengapresiasi sikap pemerintah yang mengurungkan niatnya  untuk menerapkan dua harga BBM.

Rencana awal premium untuk motor dan angkutan umum tetap Rp 4.500 per liter. Sedangkan mobil pribadi Rp 6.500 per liter.

“Dari awal kami sudah prediksikan dua harga itu membingungkan dan memerlukan pengawasan ekstra ketat,” kata Ketua Komisi VII DPR,  Sutan Bathoegana, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.


Menurut Sutan, kalau  pemerintah menaikkan harga BBM harus mengimbanginya dengan kompensasi untuk pembangunan daerah, seperti pembangunan jalan, sekolah, rumah sakit dan lainnya.

Berikut kutipan selengkapnya:


Kenapa batal kebijakan harga ganda BBM itu?

Pemerintah sudah benar yang membatalkan kebijakan harga ganda BBM. Sebab, dikhawatirkan dengan harga ganda ini malah menjadi ajang orang tambah gila untuk menimbun BBM bersubsidi ini.  Bukannya memecahkan masalah, tapi malah menimbulkan masalah baru.

Apa saja masalah itu?
Pertama, pemerintah harus mengawasi BBM bersubsidi di SPBU. Sebab,  perbedaan harga itu bisa menimbulkan  kecurangan dari pihak SPBU.  Bagaimana pengawasannya. Kan itu jadi kacau.

Kedua, BBM yang bersubsidi itu ditimbul oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk dijual lagi kepada pembeli mobil pribadi. Pemilik angkot atau motor nantinya hanya sibuk bolak-balik isi BBM, untuk selanjutnya ditimbun dan dijual dengan selisih harga yang cukup menggiurkan.

Solusinya  bagaimana?
Keputusan naik atau tidak itu ada di tangan pemerintah. Tentunya kenaikan harus diimbangi oleh kompensasi yang tepat sasaran.

Harga BBM sudah pasti naik?
Ya. Kami Komisi VII DPR sudah membahas masalah pengurangan subsidi BBM itu dengan menyesuaikan harganya.

Tinggal bagaimana kita menghitung dari penyesuaian itu dan kompensasi apa yang diperoleh rakyat, terutama pada saudara-saudara kita yang tidak mampu.

Apa alasan harga BBM bersubsidi itu dinaikkan?
Di pasaran dunia harga premium  sekarang  Rp 11.000 per liter. Tapi kita jual Rp 4.500 per liter. Makanya banyak BBM sering hilang. Yang nimbun itu dapat untung besar.

Kalau dinaikkan 20-30 persen harga BBM berusbsidi itu, tapi harus ada kompensasi bagi masyarakat yang tidak mampu.

Pemerintah akan buat kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) lagi?
Ya. Itu salah satunya. Tapi kalau takut BLT disangka dan dicurigai sebagai alat politik atau money politics partai tertentu, pemerintah bisa libatkan semua parpol untuk berpartisipasi.

Apa tidak ada solusi lain?
Pemberian BLT itu pilihan terakhir. Masih ada alternatif lainnya, seperti mennggratiskan listrik bagi masyarakat yang menggunakan 450 watt.

Bukannya ini memanjakan masyarakat?
Tidak dong. Jika ada penghematan atas pengurangan subsidi BBM itu, maka bisa terkumpul Rp 20-40 triliun. Kemungkinan dibebaskan listrik bagi 450 watt itu  butuh Rp 2-3 triliun. Bebaskan saja, kan itu tepat sasaran.

Apa kompensasi lainnya?

Misalnya menyediakan transportasi murah, nyaman dan memadai untuk masyarakat tidak mampu. Maka pengurangan subsidi ini bisa menggalakkan orang untuk naik transportasi massal.

Selain itu, kompensasi bisa dalam bentuk pemberian pupuk kepada petani. Selain membantu petani, kompensasi ini juga bisa mengembangkan dan memajukan pertanian kita.

Bagaimana dengan usaha kecil menengah, mereka pasti kena imbasnya?

Jangan takut. Pemerintah juga kita minta untuk pikirkan nasib UMKM. Artinya kompensasi bisa diberikan berupa pinjaman modal UMKM tanpa agunan untuk meningkatkan produktifitas usaha merek.

Bagaimana memastikan kompensasi dirasakan rakyat?
Itu yang jadi catatan kita kepada pemerintah. Kalau harga  BBM naik, kompensasinya bisa membangun infrastruktur. Ini  kita awasi secara bersama.

Kalau harga BBM dinaikkan, tentu masyarakat melakukan penolakan, ini bagaimana?
Agar tidak menimbulkan kemarahan tentu sosialisasi kenaikan BBM itu harus gencar dilakukan sampai ke pelosok, sambil memberitahukan apa saja kompensai yang diberikan pemerintah.

Ada yang menilai, harga BBM tidak harus dinaikkan, tanggapan Anda?
Itu tidak bisa. Kita sesuaikan harga BBM ini untuk menjamin ketersediaannya. Daripada ditimbun, sehingga  hilang di pasaran. Bagus harganya Rp 6.500 per liter, tapi tersedia.

Kalau harga BBM dinaikkan, tentu harga kebutuhan rakyat juga naik, ini bagaimana?

Ini sebuah kebijakan yang menyakitkan dan pahit, tapi menyehatkan. Daripada manis tapi suatu saat harga BBM meledak tinggi naiknya. Ini bisa memicu kekacauan.

Lalu apa yang harus pemerintah lakukan?

Sekarang semua tergantung pemerintah, berani atau tidak menyesuaikan harga itu. Tentu siap menghadapi gejolaknya.

Apa gejolaknya akan berlangsung lama?

Saya rasa gejolak yang terjadi hanya sebentar jika pemerintah membuktikan bahwa kompensasinya bisa dirasakan masyarakat kurang mampu secara langsung. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya