Berita

bom pakistan/ist

Dunia

Kantor Parpol Dibom, Sembilan Orang Tewas

SABTU, 27 APRIL 2013 | 13:14 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah bom meledak di dekat kantor salah partai politik di Pakistan, pada Jumat (26/4). Serangan terbaru tersebut menewaskan sembilan orang, termasuk empat anak-anak, dan melukai 24 lainnya.

Diduga serangan ini bertujuan untuk mengacaukan pemilihan parlemen bulan depan yang akan berlangsung di Pakistan pada bulan depan. Seorang polisi bernama Zafar Bukhari mengatakan, bom itu dipasang di sebuah motor yang diparkir tidak jauh dari kantor Partai Nasional Awami.

Sebagaimana yang dilansir The Daily Telegraph (Sabtu, 27/4), jurubicara Taliban Pakistan, Ahsanullah Ahsan, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.


Taliban sebelumnya telah membeberkan bahwa pihaknya menargetkan tiga partai politik. Selain ANP, Taliban mengeluarkan ancaman terhadap Gerakan Muttahida Quami dan Partai Rakyat Pakistan karena sebagai partai-partai liberal.

Jelang pemilihan umum, kelompok militan Pakistan, seperti Taliban, kian meningkatkan serangan terhadap partai-partai berhaluan liberal. Pasalnya serangan-serangan tersebut terbukti efektif untuk memaksa banyak pihak mengubah strategi kampanye mereka. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya