Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Konvoi Calon Walikota Diserang, Dua Orang Tewas

MINGGU, 21 APRIL 2013 | 16:48 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Iring-iringan konvoi calon walikota diserang oleh pemberontak sayap kiri di Filipina Selatan, Sabtu (20/4). Akibatnya, dua orang tewas dalam penyerangan ini.

Sebagaimana yang dilansir Global Times (Minggu, 21/4), penyidik polisi, Henry Legazpi, mengatakan Walikota Gingoog, Ruthie Guingona, yang kembali mencalonkan diri, dan istri mantan Wakil Presiden Filipina, Teofisto Guingona, terluka dalam serangan yang terjadi pada pukul 23:00 di Desa Binakakalan, Gingoog City.

Meskipun dalam pengawalan ketat polisi, konvoi ini tetap diserang oleh kelompok pria bersenjata yang diduga gerilyawan Tentara Rakyat Baru (NPA) saat dalam perjalanan pulang setelah menghadiri kampanye.


Kata Legazpi, dua korban tewas diketahui adalah para pendukung walikota, sementara seorang pengawal polisi mengalami luka ringan. Sang walikota hanya menderita luka pada kakinya.

Pada Minggu (21/4) dalam pengakuannya melalui radio lokal, jurubicara NPA untuk Mindanao, Jorge Madlos, mengakui penyerangan yang telah dilakukannya.

Penyerangan ini, diakui Madlos, bukan menargetkan politisi. Tapi hanya pelampiasan atas bentuk kekesalannya akibat dipecat oleh pengawalan polisi Guingona. Dia juga meminta maaf kepada walikota dan keluarga para warga sipil yang tewas karena serangan itu.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya