Berita

muhammad nasir/ist

Politik

DCS Demokrat Tidak Bermasalah, Bagaimana Dengan Kakak M. Nazaruddin?

JUMAT, 19 APRIL 2013 | 17:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Daftar caleg sementara (DCS) Partai Demokrat sedang memasuki tahap finalisasi, dan sekarang sudah ada di tangan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY.

"Ini tinggal di tangan Majelis Tinggi," ujar Ketua Satuan Tugas Penyeleksian Calon Legislator Partai Demokrat, Agus Hermanto kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (19/4).

Sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat kata Agus, Majelis Tinggi yang menggodok terakhir DCS sebelum diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Ketua Komisi X DPR ini juga mengungkapkan, 560 DCS yang diputuskan nanti tidak ada satu orang pun yang bermasalah dengan hukum. "Dari pantauan kita, dan kita lihat daftar hidupnya gak ada masalah," ungkap Agus.

Namun Agus tidak bersedia menyebutkan satu nama pun dari DCS itu, termasuk menyebut nama anggota Komisi IX Muhammad Nasir yang dikabarkan tetap caleg dari daerah pemilihan (Dapil) Riau dengan nomor urut 1.

"Ini masih sifatnya interen, secara etika saya belum bisa menyampaikannya. Kalau sudah difinalisasi nanti, kita akan ekspos ke publik," terang Agus.

Nasir adalah kakak kandung terdakwa kasus suap wisma atlet yang juga mantan Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin, dimana Nasir sempat disebut-sebut terlibat dalam kasusnya adiknya itu. Nasir juga dikabarkan terlibat dalam kasus proyek pengadaan sarana dan prasarana pembuatan pabrik vaksin flu burung sesuai data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). [rsn]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya