. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh telah menyampaikan kepada Presiden SBY soal tertundanya penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) SLTA di 11 provinsi di zona III.
"Tadi pagi Pak SBY menelpon saya, beliau menanyakan kapan UN dilaksanakan, saya sampaikan tanggal 15. Saya sampaikan ada yang tertunda di 11 provinsi, mohon maaf persoalan teknis yang dihadapi," ujar M Nuh saat jumpa pers UN 2013 di Kantor Kemdikbud, Senayan, Jakarta (14/4).
Saat itu juga jelas Nuh, presiden SBY langsung mengistruksikan dilakukan investigasi.
"Pak SBY katakan 'Lakukan investigasi, jelaskan ke publik duduk perkaranya, kenapa bisa lambat," ujar Nuh menirukan percakapan SBY.
Manurut Nuh, Presiden SBY memberikan perhatian khusus soal ini. "Maka kami pun akan all out untuk bisa merampungkan ini," ujarnya.
Untuk pengiriman naskah UN ke 11 provinsi itu, yaitu Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulsel, Gorontalo, Nuh menjelaskan pihaknya sudah berkerja sama dengan TNI AU.
"Kami juga sudah berkonunikasisi denga TNI AU untuk menyalurkan (naskah UN) ke daerah-daerah. Bahkan akan ada empat Hercules dan Boing 737," ungkapnya.
Ada enam perusahaan pemenang tender yang membuat dan menyalurkan naskah UN untuk SMA dan SMP sederajat 2013. Dari enam perusahaan tersebut kata dia, ada satu perusahan yaitu, PT. Ghalia Indonesia Printing belum bisa menepati waktu karena alasan taknis.
Meski demikian, pihaknya dengan perusahaan tersebut berjanji akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk menyalurkan naskah tersebut, karena naskah UN itu sudah dimasukkan kepada amplop, dan sekarang tinggal memilah untuk dimasukkan ke dalam box sesuai dengan daerah dan sekolahnya lalu akan didistribusikan ke daerah.
[dem]