Berita

warga guntur/rmol

Olahraga

Warga Guntur Tunggu Jokowi Hingga Datang

MINGGU, 14 APRIL 2013 | 15:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ratusan warga korban gusuran tanah KPK di Jalan Gang Gembira, Kelurahan Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, tetap ingin bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk mengadukan nasib mereka, meski kini Jokowi sedang berada di Solo, Jawa Tengah.

Begitu dikatakan Koordinator Forum Warga Guntur yang juga aktivis dari Lembaga Pengawasan Pejabat Publik RI (LP3RI), Iyan Oktavianus saat ditemui wartawan di kediaman dinas Jokowi di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Minggu (14/4).

"Akan kita tunggu sampai pak Jokowi datang kesini. Beliau bilang rumah beliau rumah rakyat juga, kami menunggu sampai beliau datang, duduk di sini pun kami tidak masalah, kami warga Guntur mau ketemu beliau, ada kerinduan dari warga Guntur untuk bertamu, kami bertamu sampai Pak Jokowi datang," ujar Iyan.


Kedatangan mereka, lanjutnya, untuk meminta pertanggungjawaban kepada pemerintah Jakarta. Sebab, pasca digusur, banyak warga Guntur kehilangan tempat tinggal dan kehilangan pekerjaan. Selain itu, anak-anak korban penggusuran pun terancam putus sekolah.

"Warga Guntur direlokasi, kami tinggal di gedung karang taruna di Kelurahan Guntur. Ada 150 orang tinggal disitu, disana sangat sesak, sampai kini belum ada kejelasan. Oleh karena itu, keinginan untuk bertamu, kami merasa punya kerinduan, untuk mengadukan ke gubernur," ungkapnya.

Meski saat ini Jokowi dikabarkan berada di Solo, Jawa Tengah, untuk kampanye Ganjar Pranowo, ratusan warga Guntur ini pun tidak merasa kedatangannya sia-sia. Pasalnya meraka akan menunggu hingga Jokowi datang kembali ke Jakarta.

"Kita akan tetap menunggu di sini, sampai bisa ketemu pak Jokowi," tegasnya lagi.

Saat ini kediaman dinas Jokowi nampak dijaga ketat oleh pihak keamanan rumah dinas serta pihak Kepolisian dan Satpol PP.

Berdasarkan pantauan Rakyat Merdeka Online, ratusan warga ini nampak duduk di depan pagar rumah dinas mantan Walikota Solo itu, mereka duduk tanpa alas dan berada di bawah terik matahari langsung. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya