Berita

pramono anung

Pramono Anung Kritik Keras Menteri-menteri Maju Sebagai Caleg

SELASA, 09 APRIL 2013 | 11:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengkritik menteri-menteri yang maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilihan Umum 2014 mendatang. Karena menurutnya, seorang menteri harus fokus menyelesaikan tanggung jawabnya.

"Apalagi ini jabatan menteri yang cukup terhormat. Ini juga jadi dikritik pemerintah kita bahwa secara khusus SBY harus mengatur itu. Dan harusnya menteri itu menyelesaikan tanggungjawabnya," ujar Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4).

Dia mengingatkan, jangan sampai para menteri itu berlomba-lomba nyaleg karena masih ada kesempatan. Akhirnya, jabatan menteri bisa jadi kayak kerja sambilan.


"Ya tanggungjawab menteri jauh lebih besar dibanding kepala daerah. Apalagi menteri bertanggungjawab pada departemen yang membawahi seluruh kementeriannya sampai daerah-daerah pelosok. Sebenarnya kalau jujur dengan pengaturan yang sekarang saja waktunya tidak cukup. Apalagi sekarang harus mempersiapkan diri jadi caleg," tegasnya.

Kalau pun tetap maju, sambung Pramono, jangan sampai menteri itu menggunakan infrastruktur atau program-program yang dimiliki kementerinnya untuk memenangkan sebagai caleg.

"Ini jauh tidak adil, sehingga fairness dalam demokrasi tidak terjadi. Maka KPU harus mengatur dan sebenarnya KPU tidak hanya harus mengatur tapi siapapun yang sudah dapat tanggungjawab seperti harusnya ada rasa malu," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, 5 menteri asal Partai Demokrat maju sebagai calon anggota legislatif pada Pileg 2014. Mereka diharapkan menjadi pendulang suara. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya