Berita

ILUSTRASI/IST

KRISIS AFHGANISTAN

Dokter Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri yang Menargetkan Gubernur

MINGGU, 07 APRIL 2013 | 12:38 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Bom bunuh diri meledak ketika konvoi gubernur provinsi Zabul, Afghanistan, melintas di dekat sebuah rumah sakit di Afghanistan Selatan.

Sebagaimana dilansir Associated Press (Minggu, 7/4), gubernur Mohammad Ashraf Nasery selamat dalam serangan yang terjadi pada Sabtu kemarin itu. Namun naas, seorang dokter tewas dan tiga pengawalnya terluka.

Kepala Polisi Provinsi Zabul, Jenderal Ghulam Sakhi Rooghlawanay, mengatakan bahwa seorang pembom bunuh diri berjalan kaki dan meledakkan dirinya saat sang gubernur sedang dalam perjalanan untuk mengunjungi rumah sakit.


Diduga serangan ini dilakukan oleh kelompok Thaliban yang belakangan terus meningkatkan serangan kepada para pejabat. Mereka berusaha merusak kepercayaan Barat pada pemerintahan Presiden Hamid Karzai.

Presiden Karzai dan negara-negara Barat pendukungnya telah sepakat bahwa semua pasukan tempur asing akan kembali ke negara mereka pada akhir 2014. Namun Barat berjanji akan tetap memberikan dukungan berlanjut kepada Karzai. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya