Berita

Dunia

Dua Orang Tewas Dalam Penembakan Di Tempat Penitipan Anak

SABTU, 06 APRIL 2013 | 10:54 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Kekerasan bersenjata kembali menjadi sorotan di Amerika Serikat. Aksi penembakan kali ini terjadi di sebuah tempat penitipan anak di Gatineau, Quebec, yang terletak tidak jauh dari ibukota Kanada, Ottawa pada Jumat (5/4). Insiden penembakan itu menewaskan dua orang.

Kepala Kepolisian Gatineau, Mario Haren mengatakan korban tewas adalah seorang pria yang ditembak oleh pelaku.  Setelah menembak, pelaku kemudian melakukan aksi bunuh diri dengan cara menembakan dirinya sendiri.

"Di lokasi kejadian, kami menemukan dua orang tewas. Satu korban tewas adalah si penembak dan korban tewas lainnya adalah seorang pria yang bekerja di tempat penitipan anak itu," kata Haren seperti dikutip USA Today (Sabtu, 6/4).


Menurut Haren, 53 anak yang berada di tempat penitipan tersebut dalam keadaan selamat. Soal motif penembakan, Haren menduga terjadi lantaran urusan rumah tangga. Tapi, dia masih enggan menjelaskan lebih jauh terkait hal itu.

Sementara, seorang saksi mata Jean-Paul LeMay, mengatakan penembakan itu terjadi
di dua rumah yang berfungsi sebagai pusat penitipan anak pada siang hari. LeMay terangkan, anak-anak telah dievakuasi oleh pihak penitipan dan orang tua mereka juga kemudian bergegas mengambil anak-anak mereka.

Aksi penembakan ini kian menambah daftar kekerasan bersenjata di Amerika Serikat. Pada 14 Desember lalu, penembakan di sebuah sekolah dasar di kota Newtown, Connecticut, Amerika Serikat, menewaskan 20 siswa dan 6 orang guru.[sam]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya