Berita

BUDIMAN SUDJATMIKO/IST

Politik

RUU Pemda Harus Eliminir Konflik Kewenangan Antar Kepala Daerah

RABU, 03 APRIL 2013 | 20:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RUU Pemerintah Daerah saat ini tengah dalam pembahasan di DPR.

Anggota Komisi II DPR, Budiman Sudjatmiko berharap ke depan RUU Pemda menjadi UU yang komprehensif dalam mengatur banyak hal terutama berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah. Ia menyebut, seperti distribusi kewenangan pada tiap tingkatan, kerja sama antar daerah, perencanaan pembangunan bersama, hingga sinergi antar pemerintah dalam setiap tingkatan baik provinsi dengan kabupaten/kota.

Selain itu pula, lanjut dia, RUU Pemda sangat diharapkan untuk mampu mengeliminir berbagai persoalan kedaerahan yang selama ini terjadi.


"Tidak jarang kita melihat ada semacam tumpang tindih kewenangan yang terjadi antara gubernur dengan bupati, gubernur dengan walikota dan sebagainya," paparnya lewat rilis kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (3/4).

Terlebih lagi, lanjut Budiman yang juga wakil ketua Pansus RUU Pemda, jika konflik kewenangan itu dikaitkan dengan pengelolaan sumber daya alam yang secara langsung berkaitan dengan pendapatan daerah.

"Konflik kewenangan seringkali berlarut-larut. Pada akhirnya rakyat yang jadi korban, investasi enggan masuk karena ketidakpastian, dan situasi menjadi tidak kondusif untuk pertumbuhan dan aktivitas ekonomi," sebutnya lagi.

Terpenting dari kesemua permasalahan ini, menurut dia, dituntut apresiasi dari pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah yang mau bersinergi dan bersama-sama melakukan perencanaan pembangunnan. Dengan begitu, misalkan dua atau lebih kabupaten/kota yang berdekatan dapat melakukan program pembangunan bersama yang ditujukan untuk pengentasan kemiskiman, peningkatan kesejahteraan dan lain sebagainya.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya