Berita

PRESIDEN SBY

Politik

Adnan Buyung Sebut SBY Langgar Etika Politik

RABU, 03 APRIL 2013 | 17:59 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Pengacara senior, Adna Buyung Nasution berpendapat keputusan SBY untuk rangkap jabatan sebagai kepala negara dan ketua umum partai telah melanggar etika. Namun hal ini masih terus dikajinya.

"Kami baru sampai pada kesimpulan ini pelanggaran etika. Kajian kami akan menjadi lebih jauh lagi, dalam hal hukum untuk mengoreksi keadaan sekarang ini melalui Mahkamah Konstitusi atau Mahkamah Agung" ujar Adnan dalam konferensi pers di gedung Concern ABN, Jalan Sampit I, Jakarta Selatan, Rabu (3/4).

"Tapi yang jelas ini harus diketahui masyarakat, jika sikap Presiden sudah melanggar etika politik," sambung ppendiri Constitution Centre Adnan Buyung Nasution Concern (Concern ABN) ini.


Lebih lanjut ia menyebut, SBY justru telah mengambil langkah mundur dan memberi contoh salah dengan rangkap jabatan.

"Ini masalah baru dan perlu disosialisakian kepada masyarakat," tutup Adnan.[wid]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya