Berita

mahfud md

Mahfud MD Paling hanya Jadi Cawapres

SELASA, 02 APRIL 2013 | 07:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tokoh-tokoh nonpartai, seperti Mahfud MD, berpeluang untuk maju di pemilihan presiden 2014 mendatang, kalau ada perubahan syarat pengajuan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Peluang untuk Mahfud mungkin terletak pada aturan pilpres," ujar pengamat politik Rico Marbun kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 2/4).

Bila presidential threshold minimal sama dengan parliamentary threshold yaitu 3,5 persen, peluang mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu untuk dicalon menjadi besar.


"Karena ini berarti jumlah pasangan kandidat yang maju akan semakin banyak. Tingkat kebutuhan orang terhadap figur Mahfud akan semakin membesar," ungkapnya.

Tapi kalau melihat sejarah Pilpres, Rico kuatir, paling top, figur non parpol hanya mentok sampai di cawapres. "Itu yang terjadi dengan Boediono bersama SBY atau Hasyim Muzadi bersama Megawati," jelasnya.

Meski begitu, dia memandang partai-partai tetap akan menggoda tokoh-tokoh nonpartai, supaya menarik simpati publik untuk menaikkan elektabilitas partai. "Tapi apakah riil akan begitu, saya ragu. Makanya kalau presidential threshold turun signifikan, barulah peluang Mahfud akan terbuka," tandasnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya