Berita

ilustrasi

DPR harus Bentuk Pansus Usut Penyerangan Lapas

SENIN, 01 APRIL 2013 | 08:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay mendesak DPR untuk segera membentuk panitia khusus terkait serangan ke Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman.

Pansus diperlukan terutama untuk menggali informasi dari petinggi Polri dan TNI.

"Pasalnya, adanya isu saling tuding dalam kasus itu berimplikasi negatif bagi kedua institusi keamanan tersebut," kata Saleh Partaonan Daulay seperti dilansir Antara pagi ini (Senin, 1/4).


Selain itu, Saleh menilai walaupun sudah berlangsung seminggu, belum ada tanda-tanda identitas para pelaku bakal terungkap. Kalau dibiarkan berkepanjangan, maka kasus ini bisa semakin rumit dan melebar kemana-mana.

Dia berharap kasus tersebut tidak sampai menimbulkan kesan bahwa lembaga pemasyarakatan di Indonesia tidak aman untuk membina para narapidana.

"Dengan fungsi pengawasannya, DPR bisa membentuk pansus. Kalau berkenaan dengan isu politik, DPR kelihatannya cepat membentuk pansus. Sementara kalau terkait kasus keamanan, DPR kelihatannya tidak begitu bersemangat," tuturnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya