Berita

Dunia

2 Bocah Afghanistan Jadi Korban Serangan Udara NATO

MINGGU, 31 MARET 2013 | 12:22 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dua anak Afghanistan dan 12 gerilyawan Taliban tewas dalam serangan udara NATO pada Sabtu (30/3) di Afghanistan Timur,.

"Helikopter-helikopter yang dipimpin pasukan koalisi NATO (ISAF) melancarkan serangan terhadap gerilyawan Taliban di sepanjang jalan Espand-de di Ghazni pagi ini," kata Deputi Gubernur Provinsi Mohammad Ali Ahmadi, seperti yang dikutip Reuters (Minggu, 31/3).

Namun pemboman juga merenggut nyawa dua anak dan melukai tujuh warga sipil lainnya. Dua kendaraan yang diparkir dekat lokasi juga hancur, katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.


Kematian warga sipil Afghanistan dalam operasi NATO untuk melawan Taliban telah lama menjadi isu perdebatan antara pemerintah Afghanistan dan ISAF di negara itu.

Pada 19 Februari lalu, Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengeluarkan perintah melarang pasukan keamanan lokal meminta bantuan pesawat tempur ISAF untuk melaksanakan serangan udara. Hal ini lantaran banyaknya warga sipil yang menjadi korban dalam serangan tersebut.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya