Berita

longsor china/ist

Dunia

Terkubur Longsor, 83 Penambang Emas Belum Ditemukan

SABTU, 30 MARET 2013 | 13:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebanyak 83 pekerja tambang emas yang masih tertimbun akibat bencana tanah longsor Tibet, China, masih belum berhasil ditemukan.

Ribuan polisi bersama dengan petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang dikirim pemerintah setempat masih belum berhasil menemukan satupun korban. Demi evakuasi lebih lanjut, pemerintah China mengirimkan 200 kendaraan berat evakuasi dan 15 anjing pelacak. Demikian dilansir Xinhua (Sabtu, 30/3).

Pemerintah China dengan tegas memerintahkan upaya maksimal dari semua pihak untuk menyelamatkan para korban. Ini mengingat para pekerja berasal dari anak perusahaan China National Emas Group Corporation, sebuah perusahaan penambang emas terbesar milik negara.


Daerah pegunungan Tibet memang rentan longsor. Kondisi ini kian diperparah dengan adanya kegiatan penambangan. Tak pelak, warga Tibet mengkritik adanya penambangan tersebut, meski kritik tersebut tidak didengar oleh pemerintah.

Pemerintah justru mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan penambangan ini akan membawa investasi berkelanjutan lebih besar dan standar hidup yang lebih baik bagi warga Tibet. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya