Berita

sarifuddin sudding

Politikus Hanura: Tak Sulit Tangkap Penyerang Lapas Kalau Polisi Serius

JUMAT, 29 MARET 2013 | 12:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta pekan lalu dilakukan oleh kelompok orang terlatih.

"Kalau dilihat dari kerjanya, yang begitu profesional, ini dilakukan orang terlatih, bukan orang biasa," ujar anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 29/3).

Meski begitu, Sudding tak mau menduga-duga darimana asal 17 orang penyerang yang menewaskan empat tahanan tersebut. Karena menurutnya, tugas Kepolisian untuk mengungkap.


Untuk mengusut itu, Sudding menilai, sebenarnya tidak terlalu sukar kalau Polisi serius. Karena ini bukan perkara yang sulit.

"Ini ada (ditemukan) selongsong peluru. Pasti ketahuan selongsong peluru darimana, digunakan pakai senjata apa, siapa yang menggunakan. Itu jelas. Mestinya bisa ketahuan," tandas Ketua DPP Partai Hanura ini.

Sebelumnya, Kabag Penum Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar menyatakan pihaknya masih terus bekerja untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kami sudah mendapatkan 45 saksi dalam insiden itu, 31 selongsong peluru. Kemudian 45 saksi masuk proses pendalaman keterangan mengenai kronologis kejadian. Sedangkan 31 selongsong peluru itu tentu akan kita teliti atau diuji  oleh tim labfor Polri," kata Boy. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya