Berita

penjagaan lapas/ist

Ingat, Semangat Kekompakan TNI Sangat Kuat

JUMAT, 29 MARET 2013 | 11:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B. Nahrawardaya, pesimis pihak Kepolisian mengungkap kasus penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Sabtu dini hari pekan lalu secara transparan.

"Kasus ini tidak mudah terungkap secara transparan. Apalagi akan menangkap pelaku-pelaku original-nya," katanya kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 29/3).

Tak hanya itu, Mustofa menyatakan, jangan harap kasus itu penyerangan yang sinyalir melibatkan anggota TNI tersebut bisa diungkap secara cepat.


"Karena di korp TNI ada semacam esprite de corps (semangat kekompakan) yang luar biasa sesama korp. Sehingga apabila benar pelakunya oknum TNI, mereka akan saling menutupi. Juga, Polri tidak akan berani melewati batas kewenangannya untuk masuk ke teritorial TNI," imbuh Mustofa.

Salah satu biang keruwetan kelambatan penyelesaian kasus ini, ujar Mustofa, karena para pimpinan kesatuan, atau pucuk-pucuk pimpinan para pelaku, kemungkinan sama-sama ingin ini terjadi dan lakukan hukum jalanan menurut persepsi mereka sendiri.

Karena itu, agar supaya cepat terungkap, hanya satu cara. Yaitu, membiarkan kasus ini menguap dan mencopot pimpinan masing-masing pimpinan kesatuan yang diduga membiarkan anak buahnya terlibat secara sengaja pada kasus itu.

"Pencopotan pimpinan elit kesatuan, akan membuat efek jera, setidaknya dalam waktu dekat," demikian Mustofa. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya