Berita

pendukung capriles/ist

Dunia

SUHU POLITIK VENEZUELA

Capriles Mengklaim Dirinya Sebagai Kebaikan yang Melawan Setan

SELASA, 26 MARET 2013 | 15:34 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Suhu politik negeri kaya minyak Venezuela terus meninggi sepeninggal pemimpin sosialis, Hugo Rafael Chavez Frias.

Henrique Capriles Radonski, tokoh penting dari barisan oposisi di Venezuela, yang menegaskan siap maju ke pemilihan presiden 14 April mendatang, melangsungkan perang urat syaraf dalam menghadapi lawannya yaitu presiden sementara Venezuela, Nicolas Maduro.

Capriles menyebut perjuangannya adalah perjuangan spiritual kebaikan melawan kejahatan. Capriles pernah berhadapan dengan mendiang Chavez pada pemilihan presiden Oktober 2012 lalu namun menuai kekalahan.


"Saya merasa perjuangan ini telah menjadi perjuangan spiritual oleh karakter kebaikan. Karena siapa saja yang hidup di Venezuela akan merasakan bahwa perjuangan ini akan menghancurkan tembok setan," ujarnya seperti dikutip dari The Telegraph, Selasa (26/3).

Gubernur negara bagian Miranda itu menegaskan, siapa saja yang berbohong, memanipulasi atau memeras rakyat Venezuela akan berada di sisi kejahatan.

"Siapa yang percaya akan kejujuran akan ada di sisi kebaikan bersama mereka yang ingin mengalahkan kejahatan," tambahnya.

Politisi berusia 40 tahun itu mengkritik partai yang berkuasa karena menyalahgunakan sumber daya negara untuk berkampanye. Sementara, dia sendiri telah berkunjung ke 23 negara bagian sebelum masa kampanyenya dan menyerang partai berkuasa dengan mengatakan bahwa mereka menggunakan kebesaran mendiang Chavez untuk mendongkrak popularitas Maduro.

Sebelum Chavez wafat, Maduro adalah wakil presiden. Di tengah perjuangannya melawan kanker, almarhum Chavez sempat menyatakan kepada pengikutnya bahwa dia menaruh kepercayaan pada Maduro untuk melanjutkan kepemimpinan revolusi nasional bila dirinya "tidak bertahan".

Maduro pernah menjadi supir bus dan memimpin serikat buruh yang kemudian menjadi politisi mewakili suara anti-imperialisme Chavez. Maduro diprediksi akan menang mudah dalam pemilu, menurut dua lembaga polling setempat. Apalagi, pendukung setia Chavez sudah menegaskan akan mengikuti perintah Chaves yang bagi sebagian dari mereka "masih hidup" di tengah rakyat Venezuela.

Capriles pernah dikalahkan oleh Chavez dalam pemilihan presiden bulan Oktober 2012 lalu. Dia meraih 45 persen suara, yang dinilai sebagai suara tertinggi dari semua lawan politik Chavez.

Kelompok koalisi oposisi Venezuela juga siap membantu pencapresan Capriles pada Sabtu mendatang. Jika terpilih, ia sudah merencanakan mengkopi gaya "modern kiri" Brazil dalam hal kebijakan ekonomi dan sosial.

Kampanye sendiri secara resmi akan dimulai pada 2 April mendatang, tapi para kandidat telah mengumpulkan suara dalam periode sebelum kampanye yang sangat penuh konfrontasi dan konotasi agama. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya