Berita

Polda Jabar: Lokasi Bencana Masih Berpotensi Terjadi Longsor Susulan

SELASA, 26 MARET 2013 | 10:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Lokasi bencana di Cililin Kabupaten Bandung Barat masih berpotensi terjadi longsor susulan sehingga tim evakuasi harus berhati-hati dalam melakukan misi pencarian korban.

"Longsor susulan masih terjadi beberapa kali selama Senin kemarin, sehingga tim pemantau lokasi longsor terus memonitor lokasi longsor selama tim evakuasi bergerak," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, Selasa (26/3).

Tim Polda Jabar menurunkan Tim Sar Detasemen B ke lokasi Cililin yang dilengkapi dengan anjing pelacak untuk membantu pencarian korban yang terkubur. "Tim SAR Polda yang dikerahkan delapan personil, yang bersangkutan memiliki kemampuan dalam melakukan SAR," katanya, seperti dilansir Antara.


Sementara itu proses pencarian korban longsor dilakukan pada hari kedua. Pada hari pertama tim evakuasi berhasil menemukan delapan orang warga dalam kondisi meninggal dunia. Medan yang berat dan kondisi perbukitan yang longsor cukup luas menyulitkan upaya pencarian korban.

"Tim SAR pada Senin malam turun dulu ke perkampungan terdekat, selanjutnya mereka kembali naik ke lokasi pada tadi pagi," kata Martinus.

Sementara itu Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan lokasi longsor di Kampung Nagrog Desa Mukapayung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat itu berlokasi di kawasan rawan bencana gerakan tanah kategori menengah tinggi.

PVMBG merekomendasikan pemindahan pemukiman warga yang berada di dekat lokasi longsor itu karena berpotensi terjadi longsor susulan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya