Berita

sby

SBY Jadi Ketum Demokrat, Ibas Harus Digeser

SELASA, 26 MARET 2013 | 06:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrat akan mendapat sorotan dan bahkan dicitrakan negatif kalau sampai partai berlambang bintang mercy itu dipimpin duet bapak-anak Susilo Bambang Yudhoyono-Edhie Baskoro Yudhoyono.

SBY yang merupakan Ketua Majelis Tinggi partai tersebut saat ini didorong menjadi ketua umum menggantikan Anas Urbaningrum yang berhenti karena ditetapkan sebagai tersangka kasus proyek Hambalang.

Sementara Ibas, sapaan putra bungsu SBY tersebut, menduduki jabatan Sekretaris Jenderal. Makanya, kalau SBY bersedia menjadi ketum, Ibas sebaiknya digeser dari posisinya saat ini.


"Agar tidak menjadi sorotan negatif, posisi Sekjen mungkin yang perlu direposisi. Masi Ibas menjadi DE (Direktur Eksekutif) atau Sekretaris MT (Majelis Tinggi," ujar Ketua DPC Partai Demokrat Purworejo Abdullah kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 26/3).

Demokrat Purworejo sendiri mendukung SBY menjadi ketua umum. "Kalau SBY berkenan menjadi ketum, tentu positif untuk PD. Dia bisa mengayomi seluruh faksi yang ada," tandasnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya