Berita

agus martowardojo/ist

Bisnis

Cagub BI: Akses Jasa Keuangan Harus Dekat dengan Masyarakat

SENIN, 25 MARET 2013 | 15:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, mengatakan, financial inclusion atau perluasan akses masyarakat terhadap jasa keuangan sangat penting untuk dijalankan BI ke depan demi kesejahteraan nasional.

Hal itu disampaikan Agus di sela uji kepatutan dan kelayakan yang sedang berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/3).

"Tujuannya mendorong keuangan yang inklusif agar tercapai kesejahteraan ekonomi, pemerataan dan stabilitas keuangan yang dapat diakses oleh masyarakat," ujar Menteri Keuangan ini.


Sambung dia, agar tercapai financial inclusion tersebut, terdapat beberapa pilar yang menopangnya yakni edukasi, kebijakan perlindungan konsumen, sosialisasi produk, intermediasi dan fasilitas produk.

"Finansial Inclusion diharapkan dapat berkontribusi untuk mencapai pertumbuhan yang berkualitas," bebernya.

Masih kata Agus, salah satu penerapan Financial Inclusion yaitu dengan Branchless Banking yaitu lembaga non bank di mana masyarakat umum dapat melakukan bisnis tersebut.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan yang sedang berlangsung saat ini, Agus menyampaikan persentasi dengan tema "Penyelarasan dan Penguatan BI Menuju Bank Sentral yang Kredible dan Terpercaya untuk Mendukung Pembangunan Masyarakat Indonesia yang Berkesinambungan".

Presiden SBY mengajukan calon tunggal, Agus Martowardojo, untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon gubernur BI. Agus dicalonkan sebagai pengganti Darmin Nasution yang habis masa jabatannya 22 Mei mendatang. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya