Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Bom Mobil Meledak di Pos Militer Pakistan, 17 Tentara Tewas

MINGGU, 24 MARET 2013 | 15:18 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah mobil bermuatan bahan peledak meledak tepat di samping tangki bahan bakar yang berada di sebuah pos pemeriksaan militer Pakistan.

Ledakan yang menyambar tangki bahan bakar membuat kobaran api semakin meluas dan mengakibat bangunan di sekitar ledakan ikut tersambar dengan cepat. Akibatnya 17 tentara tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Ledakan itu terjadi pada Sabtu (23/3) malam di daerah suku Waziristan Utara, tempat suci utama untuk Taliban dan al Qaeda yang terletak di sepanjang perbatasan Pakistan dengan Afghanistan.


Sebagaimana yang dilansir ABC News (Minggu, 24/3), seorang saksi mata Janan Dawar, yang tinggal sekitar 14 kilometer dari lokasi serangan di Kota Mir Ali mengatakan ia mendengar ledakan besar dan melihat kobaran api membumbung tinggi di udara.

Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Warizistan Utara, yang berbatasan dengan Afghanistan Timur, sering digunakan para militan Afghanistan sebagai basis untuk meluncurkan serangan lintas perbatasan terhadap pasukan AS di Afghanistan.

Meskipun mendapat tekanan AS, tentara Pakistan tetap menolak untuk melancarkan serangan guna melawan kelompok militan Islam tersebut. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya