Berita

Dunia

Hadiri Dialog Nasional, Pemimpin Pemberontak Nyaris Tewas

MINGGU, 24 MARET 2013 | 13:56 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang pemimpin pemberontak Houthi hampir saja menjadi korban pembunuhan pria bersenjata pada Sabtu (23/3) setelah ia menghadiri dialog nasional Yaman. Dialog itu sendiri bertujuan untuk mengakhiri kekacauan politik di negara itu.

Pemimpin Houthi, Abdo Abu Ras, yang hendak menuju mobil ternyata sudah diincar oleh seorang pria bersenjata. Beruntung bagi Abu Ras karena bidikan dari pria bersenjata ini meleset. Namun, patut disayangkan karena tembakan meleset itu ternyata mengenai tiga sahabat Abu Ras hingga terkapar tak berdaya.

"Sepertinya tujuan (dari percobaan pembunuhan) adalah untuk mendorong kita agar menarik diri dari dialog, tapi kami tidak akan melakukannya," kata Abdulkarim Jadban, yang juga seorang pemimpin kelompok Houti, seperti yang dikutip Reuters (Minggu, 24/3).


Houthi merupakan kelompok pemberontak Syi'ah yang berbasis di Provinsi Sa'ada, Yaman Utara. Kelompok berupaya sekuat tenaga untuk menjadi penyeimbang keterlibatan Arab Saudi di Yaman. Selain itu, eksistensi mereka bertujuan untuk menegaskan pengaruh negara Syi'ah itu di wilayah tersebut. Kelompok ini sudah memerangi pemerintah sejak tahun 2004 lalu. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya