Berita

john kerry/ist

Menlu AS dan Presiden Palestina Hidupkan kembali Perundingan Damai yang Sempat Macet

MINGGU, 24 MARET 2013 | 12:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Menindaklanjuti kunjungan Presiden Barack Obama ke Israel dan Palestina pada awal pekan ini, Menteri Luar Negeri AS John Kerry bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Jordania pada Sabtu kemarin (23/3).

Setelah bertemu Abbas, John Kerry berencana terbang ke Israel untuk bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Pertemuan John Kerry dengan Abbas ini dilakukan sebagai upaya untuk menghidupkan kembali perundingan perdamaian yang sempat terhambat.


Menurut sumber di Palestina, pembicaraan itu berlangsung selama dua jam. Dalam pembicaraan itu dibahas soal kesamaan antara kedua belah pihak untuk melihat apakah ada celah untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian.

"Ini bisa memakan waktu untuk kembali memulai perundingan," kata sumber seperti yang dikutip Reuters (Minggu, 24/3).

Sebagaimana diketahui, pembicaraan damai Palestina-Isarel kandas pada akhir tahun 2010. Dan ini merupakan akibat atas sengketa pembangunan pemukiman Yahudi di tanah yang direbut Israel dalam perang 1967.

Obama berjanji bahwa Kerry, Menteri Luar Negeri baru AS, akan mencurahkan waktu dan tenaganya untuk masalah Israel-Palestina, dimana Obama telah gagal membuat kemajuan selama masa jabatan pertamanya. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya