Berita

Kesehatan

Diganjar Award di Washington, Dubes RI Ngetwit Menteri Nafsiah Mboi

SABTU, 23 MARET 2013 | 15:35 WIB | LAPORAN:

. Indonesia diganjar penghargaan dari Global Health USAID sebagai negara
Paling sukses melawan penyakit TBC. Dubes RI di Washington yang mewakili terima penghargaan pun langsung ngetwit Menkes Nafsiah Mboi. Begini bunyinya.

"Indonesia malam ini di WASHDC dpt penghargaan dr GlobalHealth USAID sbg negara paling SUKSES melawan TBC. Selamat Menkes Nafsiah Mboi!," begitu kicauan Dinno Patti Djalal  melalui akun twitter @dinopattidjalal.

Lebih jauh Dubes RI untuk Amerika itu mengatakan, kesuksesan program Tuberkolosis  di Indonesia yang mendapat apresiasi dari dunia internasional ini, tentu merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas seluruh jajaran kesehatan di Indonesia.

Lebih jauh Dubes RI untuk Amerika itu mengatakan, kesuksesan program Tuberkolosis  di Indonesia yang mendapat apresiasi dari dunia internasional ini, tentu merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas seluruh jajaran kesehatan di Indonesia.

“Selamat juga atas penghargaan USAID ini yang ditujukan kepada seluruh pekerja kesehatan di Indonesia," kata Dino Patti Djalal.

Indonesia mendapatkan Achievement Award dari Global Health USAID atas prestasi luar biasa dalam penanggulangan Tuberkulosis (TB). Penghargaan tersebut diberikan kepada Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi yang diwakili Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dr. Dino Patti Djalal, di Washington DC (20/3), bertepatan dengan Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia tahun 2013.

Menurut Kepala Pusat Komunikasi publik Kemenkes Murti Utami, Indonesia dipilih oleh USAID dan paramitra untuk memperoleh penghargaan dengan pertimbangan, kemajuan upaya pengendalian Tuberkulosis yang terjadi di Indonesia dianggap sebagai pelopor dalam penerapan strategi dan pendekatan yang inovatif di bidang pencegahan, diagnosis maupun pengobatan Tuberkulosis.

Disamping itu, komitmen pemerintah yang kuat menjaga keberhasilan  pengendalian Tuberkulosis dituangkan dalam rencana pembiayaan berkelanjutan. [fer]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya