Berita

ilustrasi

Polres Sleman Periksa 43 Saksi Terkait Penyerangan Lapas Cebongan

SABTU, 23 MARET 2013 | 10:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kepolisian Resor Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memeriksa 43 saksi terkait insiden penembakan empat tersangka pembunuhan anggota Kopassus di Lapas Cebongan Sleman dini hari tadi.

Empat korban penembakan merupakan tersangka atas kasus pembuhunan terhadap satu anggota TNI AD Kesatuan Kopassus Kandang Menjangan, Kartosuro, Solo, Sersan Satu Santoso, di Hugo`s Cafe, belum lama ini.

"Saat ini kami sedang dan akan melakukan pemeriksaan terhadap 43 saksi yang mengetahui atas kejadian ini," kata Kepala Polres Sleman AKBP Hery Sutrisman di Sleman, Sabtu (23/3).


Seperti dilansir Antara, Kapolres mengatakan saksi tersebut yakni karyawan, penjaga, dan penghuni Lapas Cebongan, Sleman, yang saat kejadian mengetahui kronologisnya.

Polres Sleman dan Kepolisian Daerah (Polda) Yogyakarta baru selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan empat jenazah korban penembakan diotopsi di RS Sardjito Yogyakarta. Pihaknya juga melakukan visum et repertum terhadap delapan penjaga Lapas Cebongan yang mengalami luka akibat pemukulan saat insiden Cebongan itu. "Kami terus bekerja cepat untuk menyelesaikan masalah ini," katanya.

Terkait dengan pelaku, pihaknya belum dapat menyimpulkan pelaku penembakan, sebab masih melakukan penyidikan dan mengumpulkan alat bukti. "Untuk sementara ini, kami belum dapat menyimpulkan pelaku penembakan. Kami tidak bisa menetapkan pelaku dengan asumsi dugaan. Pengungkapan siapa pelakunya harus disertai alat bukti yang kuat," tandasnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya