Berita

presiden sby

Usai Terima Presiden Liberia pada Senin, SBY Langsung Terbang ke Bali

SABTU, 23 MARET 2013 | 06:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf pada Senin besok (25/3). Presiden Sirleaf dijadwalkan berada di Indonesia pada 24-28 Maret, juga untuk menghadiri High Level Panel of Eminent Persons on the Post-2015 Development Agenda di Bali.

Seusai menerima Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, pada Senin (25/3), Presiden SBY akan menuju Bali untuk memimpin pertemuan keempat Panel Tingkat Tinggi tentang Agenda Pembangunan Pasca-2015.

Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan ini, setelah New York (September 2012), London (November 2012), dan di Monrovia (Januari 2013).


"Pertemuan Bali merupakan bagian penting dari rangkaian proses penyusunan agenda pembangunan pasca-2015," kata Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, seperti dikutip dari situs resmi Presiden RI.

"Dengan disepakatinya elemen-elemen serta prinsip-prinsip dari kemitraan global dan perangkat-perangkat implementasinya, terdapat peluang yang lebih besar dan lebih pasti bagi realisasi agenda pembangunan baru tersebut," Faizasyah menambahkan.


Pertemuan keempat panel ini akan dipimpin bersama oleh Presiden SBY dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf. PM Inggris David Cameron, sebagai salah satu ¬ketua bersama lainnya, lanjut Faizasyah, tidak hadir karena perkembangan di dalam negeri Inggris.

Menurut Faizasyah, pertemuan di Bali akan membahas aspek kemitraan global dan perangkat-perangkat implementasi (means of implementation) agenda pembangunan pasca-2015. Adapun hasil akhir dari dari keseluruhan pembahasan Panel Tingkat Tinggi sejak pertemuan pertama di New York akan disampaikan kepada Sekjen PBB pada akhir Mei 2013. "Selanjutnya dibahas dalam Sidang Majelis Umum PBB," ujar Faizasyah.

Rangkaian pertemuan konsultasi para pemangku kepentingan agenda pembangunan pasca-2015 di Bali nanti akan juga dihadiri oleh Presiden Majelis Umum PBB Vuk Jeremić dan Putri Mahkota Kerajaan Belanda Máxima.

Diagendakan hadir pula Prof Jeffrey D Sachs (Special Advocate For Inclusive Finance For Development & Honorary Patron of the G20 Global Partnership For Financial Inclusion), Director of the UN Sustainable Development Solutions Network, dan George Soros (Pendiri Open Society Foundations). [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya