Berita

DPR akan Perjuangkan Penyediaan Gerbong Khusus untuk Lansia dan Ibu Hamil di KA Ekonomi

KAMIS, 21 MARET 2013 | 08:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Komisi V DPR RI serius memberi perhatian terhadap sarana pelayanan publik. Buktinya, setelah pada Selasa rapat bersama dengan Kementerian Perhubungan dan pihak TNI membahas keberdaan aset tanah TNI di wilayah bandara dan fasilitas pelayanan bandara, kemarin, Komisi V melakukan investigasi mendadak ke beberapa stasiun Kereta Api di Jakarta di antaranya Stasiun Tanah Abang dan Manggarai.

Sidak langsung dipimpin Ketua Komisi V DPR RI Laurens Bahang Dana. Ikut dalam rombongan anggota Komisi V Fraksi Partai Demokrat Roestanto Wahidi, Yudi Widiana (PKS), Hetifah Siswandana (Golkar), Hana Gayatri (PAN) Sujadi (PDIP).

Menurut Roestanto, sidak tersebut untuk memastikan transportasi pelayanan publik bener-benar berjalan dengan baik. "Komisi V ingin memastikan bagaimana PT. KAI memberikan pelayanannya kepada masyarakat. Dan kita harapan setiap harinya PT. KAI memberikan layanan yang baik bagi konsumen. Tentunya kita juga ingin mendegar masuk-masukan atau komplain-komplainan dari pengguna jasa kereta api," ujar politisi Partai Demokrat ini.


"Pastinya  kita berharap pelayanan kereta api baik commuter line AC dan kereta ekonomi non AC dapat memberikan kenyamanan terhadap konsumen. Apalagi kereta sebagai alat transportasi diminati saat ini khsusunya di wilayah Jakarta, Bogor, Depan, Tangerang, Bekasi. Sehingga tidak ada urgensi yang negatif dari pelayanan tersebut," kata anggota DPR RI asal dapil Kabupaten Bandung Dan Bandung Barat ini.

Roestanto mengaku banyak mendapat masukan dari penumpang, baik penumpang kereta api AC dan non AC. Di antaranya tarif kereta api jangan dinaikkan. Di sisi lain keindahan dan kenyamanan transportasi publik itu dapat ditingkatkan seperti misalnya kereta ekonomi non ac diperbaiki karena banyak kereta tidak ada pintu dan toilet.

"Tapi di antara masukan yang banyak para penumpang meminta jangan dinaikan tarif kererta apa. Begitu juga fasiltas stasiun harus diperhatiakn, serta keamanan juga minta diperhatikan. Yang pastinya masukan itu akan kita teruskan nantinya kepada PT. KAI apa yang diharapkan masyarakat untuk adanya kenyamanan dapat terwujud. Memang tugas kita selaku anggota dewan apalagi komisi V yang bermitra dengan Kementerian Perhubungan untuk memberikan masukan dan bahan evaluasi," kata Roestanto.

"Kita juga berharap para pengguna jasa benar-benar juga menjaga transportasi publik itu dengan baik seperti jangan buang sampah sembarangan, dan tidak merusak serta mencoret-coret gerbong. Agar gerbong kereta api juga terlihat rapi dan indah," harap Roestanto.


Dan yang menarik kata Roestanto ada salah satu masukan penumpang yang meminta disediakan khusus gerbong bagi penumpang lanjut usia (lansia) dan iibu-ibu hamil di gerbong kereta api ekonomi non AC. "Ada ibu-ibu meminta disediakan gerbong khusus bagi lansia dan ibu-ibu hamil. Masukan itu juga akan kita sampaikan PT. KAI  api agar dipikirkan. Karena biar bagaimana juga penting," kata Roestanto.

Dalam waktu dekat Komisi V akan mengelar rapat bersama PT. KAI dan Kementrian Perhubungan untuk membahas wacana subsidi tiket kereta api. "Ada beberapa evaluasi dan masukan untuk PT. KAI. Komisi V DPR mengusulkan pengadaan kartu KRL subsidi yang fungsinya sebagai tiket. Yang pastinya kita juga tidak akan membebani bagi penumpang," ujar Roestanto.   [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya