Berita

KPU-Bawaslu Berhentilah Berseteru!

RABU, 20 MARET 2013 | 07:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu didesak segera fokus mengelola tahapan Pemilu agar berkualitas dari pada berseteru atas perbedaan pendapat yang kerap terjadi.

Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengungkapkan dalam melaksanakan penyelenggaraan tahapan Pemilu, perkembangan terakhir menunjukkan KPU Bawaslu menunjukkan tindakan yang kurang baik ke publik.

"Kesan menang-menangan, kurang intensif komunikasi, lemah dalam koordinasi kelembagaan serta terkesan hanya disibukkan dalam proses sidang-sidang saja sangat kentara. KPU Bawaslu lebih sering saling berhadap-hadapan daripada fokus pada pelaksanaan Pemilu itu sendiri yaitu mengelola peserta Pemilu dan melayani masyarakat pemilih," tegasnya dalam pesan singkat yang diterima Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 20/3).


Masykurudin Hafidz mengungkapkan itu menanggapi tindakan Bawaslu  yang kembali melaporkan KPU ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Bawaslu meminta DKPP memeriksa dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu yang telah dilakukan oleh ketua dan anggota KPU karena sampai keputusan Bawaslu terkait penetapan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) belum dilaksanakan.

"Padahal banyak tahapan Pemilu yang lebih penting dan harus segera diselesaikan oleh KPU dan diawasi oleh Bawaslu. Pelaksanaan dan pengawasan pemutakhiran data pemilih, manajemen pelaksanaan kampanye, persiapan pendaftaran pencalonan dan rekruitmen penyelenggara di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan yang jauh lebih penting untuk diketahui publik yang lebih luas," jelas Masykurudin.

Jika terus menerus begini, KPU Bawaslu akan kehilangan wibawa di mata peserta Pemilu sehingga tidak mempunyai kekuatan penuh untuk penyelenggaraan Pemilu ke depan. Bahkan bisa jadi lama kelamaan penyelenggaraan Pemilu lebih dipercayakan ke lembaga peradilan dan itu menjadi indikasi lemahnya kinerja KPU Bawaslu itu sendiri.

"Oleh karena itu, segeralah KPU Bawaslu untuk lebih menekankan pengelolaan tahapan Pemilu yang lebih penting terutama berkaitan dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan dan pengawasan Pemilu kedepan. Jangan sia-siakan kewenangan yang tinggi ini justru digunakan untuk berseteru satu sama lain," tandasnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya