Berita

ilustrasi

Benahi Pengelolaan Aset Tanah di Kawasan Bandara!

RABU, 20 MARET 2013 | 06:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi V DPR RI mengelar rapat gabungan dengan intansi pemerintah yakni Kementerian Perhubungan bersama KSAD, KSAL dan KSAU kemarin. Agenda rapat terkait pengembangan bandara udara serta mengenai aset-aset TNI yang yang berada di wilayah bandara.

"Rapat gabungan ini untuk upaya cari solusi mengenai hal yang akan dilakukan tentang keberadaan tanah-tanah aset TNI yang ada diwilayah bandara. Tentunya agar menemukan titik temu yang baik. Makanya kita pertemukan para pimpinan TNI dengan Kementrian Perhubungan," kata Mulyadi Wakil Ketua Komisi V saat mendampingi Pimpinan Komisi V Laurens Bahang Dama.

Selain itu, masih kata Mulyadi dalam keterangannya kepada pers, rapat juga sebagai upaya koordinasi. Karena beberapa bandara merangkap pangkalan militer.


"Ini rapat pertama, dan ke depan mungkin akan berlangsung rapat berikutnya untuk memastikan pengembangan bandara yang bisa dilakukan langsung oleh PT Angkasa Pura I dan II," tutur politisi Partai Demokrat ini.

Menurut Mulyadi digelar rapat koordinasi ini agar menjadikan upaya agar oprasional bandara bisa berjalan dengan baik. Diharapkan akan menemukan solusi dan kesimpulan serta  hambatan yang terjadi selama ini soal aset untuk menunjang bandara.

"Tapi yang penting bagaimana evaluasi oprasional dan rencana pengembangan bandara-bandara di Indonesia, interventarisasi tingkat kerawanan kawasan keselamatan operasi bandara standar pelayanan minimal bandara dan maskapai penerbangan. Navigasi," kata Mulyadi.

Mulyadi juga mengatakan bahwa ada beberapa opsi yang bisa ditempuh, di antaranya aset tersebut bisa menjadi bagian dari penyertaan modal negara, atau pinjam pakai. "Tentunya Kementerian Keuangan sebagai Pengelola Kekayaan Negara harus proaktif membantu menyelesaikan persoalan ini, agar didapat solusi yang terbaik. Sehingga  pelaksanaannya tidak mengalami hambatan," katanya.

"Sebetulnya ini adalah urusan internal pemerintah, DPR hanya mendorong agar persoalan ini tidak berlarut dan dapat diselesaikan, sehingga pengembangan bandara dapat dilakukan tanpa ada hambatan lagi," tegasnya. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya