Berita

sby

KLB DEMOKRAT

Keinginan agar SBY Gantikan Anas Urbaningrum Dorongan dari Bawah

RABU, 20 MARET 2013 | 06:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Usulan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung menjadi Ketua Umum DPP Demokrat menggantikan Anas Urbaningrum yang berhenti setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap proyek Hambalang, bukan hanya disampaikan oleh Gede Pasek Suardika.

Di tingkat nasional, tampaknya memang Gede Pasek, Ketua DPP Partai Demokrat, yang menggulirkan isu itu ke publik. Gede Pasek pada Senin (18/3) kemarin, mengungkapkan SBY memang sebaiknya menjadi ketua umum.

Apalagi Demokrat harus kembali ke AD/ART PD tahun 2005. Dengan kembali ke AD/ART tahun 2005, secara otomatis akan terjadi demokrasi terpimpin.


"Karena AD/ART 2010 hasil Kongres Bandung, masih terjadi faksi-faksi. Siap menang, tapi gak siap untuk kalah. Demokrasi terpimpin menjelang 2014 sebagai perekat partai dan SBY yang bisa merekatkan," kata Pasek kepada pers.

Jauh sebelum Pasek mengungkapkan itu, dari pemberitaan terungkap, di daerah ternyata sudah mengemuka isu yang sama.

Pada Kamis (14/3) lalu, Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta bahkan mengklaim banyak kader DPD Demokrat di seluruh Indonesia menginginkan SBY menjadi Ketum. Alasannya, SBY itu pendiri, perintis, Ketua Dewan Pembina, dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Tak hanya Bali, Ketua DPD Demokrat Sulawesi Tenggara, Muh. Endang pada Senin (11/3) pekan lalu, juga mengatakan hal senada. Menurutnya, mayoritas DPD berharap SBY menjadi ketua umum agar Demokrat solid.

"Itu berkembang di DPD Demokrat. Kalau di DPC saya tidak tahu. Tapi setahu saya, mayoritas minta Pak SBY pimpin Demokrat,” katanya saat itu kepada pers. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya