Berita

djafar Hafsah

Temuan KPPU, 109 Kontainer Bawang Ditimbun di Tanjung Perak, Surabaya

SELASA, 19 MARET 2013 | 06:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penyebab langkanya bawang merah dan bawang putih di pasaran sehingga membuat harganya melambung tentu tidak tunggal. Ada kompleksitas masalah di dalamnya.

Demikian disampaikan anggota Komisi IV DPR M. Djafar Hafsah (Selasa, 19/3) menanggapi meroketnya harga bawang merah dan bawang putih belakangan ini di tanah air.

Pertama, persoalan di sisi penawaran. Produksi dalam negeri untuk pemenuhan kebutuhan bawang putih hanya sebesar 5%-10%. Sebenarnya untuk bawang merah tidak ada persoalan namun jika terjadi musim hujan yang berkepanjangan, kemampuan produksi dalam negeri hanya mampu memenuhi 30% dari kebutuhan.


"Kedua, adanya keterlambatan pemberian izin impor terhadap kedua komoditi ini. Keterlambataan ini bisa jadi karena kesalahan estimasi antara data ketersediaan dan data permintaan," ungkap mantan Ketua Fraksi Demokrat ini.

Penyebab ketiga terkait ulah para spekulan yang memainkan dan memanfaatkan situasi untuk mengeruk keuntungan besar. Termasuk di dalamnya para importir nakal yang melakukan penimbunan sesuai temuan Komisi Pengawasan dan Persaingan Usaha (KPPU) saat sidak di Tanjung Perak, Surabaya, yang menemukan 109 kontainer yang sengaja dibiarkan.

Keempat, penanganan pasca panen yang belum optimal. Minimnya teknologi penyimpanan dingin untuk menjaga ketersediaan stok pada saat over produksi maupun pengadaan yang dipersiapkan untuk stok penyangga.

"Kelima, lonjakan sisi permintaan. Seiring semakin membaiknya perekonomian nasional yang pertahunnya tumbuh di atas 6% sisi permintaan juga ikut naik menjadi 1.200-1.500 juta ton," tandas Ketua Departemen Kesejahtraan DPP Partai Demokrat ini. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya