Berita

mulyadi

DPR Ingatkan Pemerintah Serius Awasi Irigrasi

SELASA, 19 MARET 2013 | 05:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kalangan DPR mengingatkan pemerintah tak hanya konsen terhadap perbaikan transportasi, melainkan juga harus serius terhadap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur irigasi.

Penegesan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi V anggota DPR RI Mulyadi.

"Tentunya agar tidak terjadi penurunan fungsi yang dapat berdampak terhadap produksi pertanian, makanya ini menjadi perhatian yang serius bagi DPR terhadap infrastruktur irigasi," tegas Mulyadi dalam keterangan kepada pers (Selasa, 19/3).


Mulyadi memang konsen agar pemerintah memperhatikan irigrasi. Makanya pada saat memimpin rapat beberapa waktu lalu dengan  Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerja Umum, dirinya menyampaikan agar Kementerian turut membantu Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota dalam rehabilitasi jaringan irigasi yang di bawah 3000 ha, terutama Provinsi yang selama ini menjadi lumbung padi nasional di antaranya Provinsi Sumatera Barat.

Selama menjadi anggota DPR, dirinya telah memperjuangkan bantuan rehabilitasi irigasi di Kabupaten Agam, Padang Pariaman, 50 Kota dan Pasaman serta Pasaman Barat. "Hal tersebut harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah agar bisa berjalan dengan baik," kata politikus Demokrat ini.

Berdasarkan data, justru irigasi 3000 HA ke bawah saat ini banyak mengalami penurunan fungsi. Luas lahan pertanian yang dialirinya secara kumulatif dari luas total secara nasional mencapai 65 % lebih."Jadi apabila tidak dilakukan intervensi melalui APBN, sementara kemampuan APBD juga sangat terbatas, hal ini tentunya dapat membahayakan produksi pertanian kita," tegas pengurus harian DPP Partai Demokrat ini.

Terlebih menurut dia bahwa Presiden telah mencanangkan surplus 10 juta ton beras sampai akhir 2014 nanti.


"Jadi sebagai Pimpinan Komisi dari Fraksi Demokrat saya berkewajiban mengamankan apa yang telah dicanangkan Pemerintah. Tentunya unsur kita juga bersyukur bilamana seluruh pimpinan dan anggota komisi V satu bahasa menyepakatainya. Karena semua tersebut adalah untuk kepentingan rakyat," ujarnya.


Sebagai kader Partai Demokrat dirinya tidak pernah lupa apa yang pernah disampaikan Pak SBY yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat walaupun itu sudah satu tahun lebih. "Di atas pesawat saat pergi keluar negeri ke India dan Swiss Pak SBY meminta kepada kita harus mewaspadai timbulnya krisis pangan dan energy pada tahun 2025 nanti," tuturnya.

"Karena kebutuhan terhadap pangan dan energy yang terus meningkat, khusus pangan pencetakan sawah baru belum mampu menormalisasi alih fungsi lahan persawahan yang telah terjadi," tandas anggota DPR RI asal Dapil Sumatera Barat II ini. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya