Berita

ibas

Ibas Senang KLB PSSI Akhiri Perseteruan

SELASA, 19 MARET 2013 | 05:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada Minggu kemarin (17/3) di Hotel Borobudur, Jakarta akhirnya menciptakan titik terang dari dualisme persepakbolaan Indonesia. Sebagai pecinta dan pemerhati sepak bola Indonesia, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengapresiasi niat baik dan tindak lanjut MoU antara PSSI dan KPSI yang sebelumnya berseteru.

"Saya ikut mengamati dan menanti keputusan-keputusan yang diambil pada KLB tersebut. Saya sangat berharap kesepakatan ini, akan membawa dampak besar yang baik bagi sepak bola Indonesia," Ibas menuturkan dalam keterangannya kepada pers Selasa, (19/3).

Ibas menilai positif pencapaian KLB yang telah berhasil menemukan kesepakatan, apalagi Indonesia tidak jadi mendapatkan sanksi dari FIFA.


"Tidak ada sanksi FIFA, itu positif untuk kita. Saya sangat senang ketika mengetahui bahwa reformasi sepakbola Indonesia ini akhirnya mencapai titik terang. Dan sudah seharusnya kepentingan masing-masing lembaga  tidak mengganggu semangat juang serta sportifitas demi membangun persepakbolaan kita," jelas Ibas.

Dirinya juga berpendapat bahwa mediasi yang dilakukan oleh Menpora Roy Suryo patut diberi apresiasi karena Menpora berhasil mempertemukan kedua pihak yang tengah berkonflik.

"Saya tahu bahwa sebelumnya kedua pihak enggan bertemu satu sama lain untuk bermusyawarah. Untuk itu, Saya senang dengan inisiatif dari Menpora yang akhirnya berujung positif dan bermanfaat bagi sepak bola Indonesia kedepannya," imbuh Ibas.

Ibas juga berharap agar Menpora dapat selalu memastikan tegaknya statuta yang telah ada sehingga keputusan-keputusan mendatang tidak merugikan pihak-pihak yang terlibat di dalam persepakbolaan Indonesia.

"Hendaknya Menpora dapat selalu objektif dalam menilai dan memastikan tegaknya peraturan-peraturan yang telah disepakati ini. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, baik itu dari PSSI, pemain, petugas lapangan bahkan sampai masyarakat pecinta sepak bola Indonesia," tandas Ibas, putra bungsu Presiden SBY yang juga Sekjen DPP Partai Demokrat ini. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya