Berita

tantowi yahya

KPU Diingatkan, Persoalan PBB Jangan Sampai Ganggu Persiapan Pemilu

RABU, 13 MARET 2013 | 07:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal apakah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Bulan Bintang (PBB) bisa menjadi peserta Pemilihan Umum 2014 atau tidak.

"Terkait nasib PBB dan PKPI, sebaiknya kita serahkan persoalan ini ke KPU sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk mengatur penyelenggaraan Pemilu," ujar jurubicara Golkar, Tantowi Yahya, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 13/3).

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) mengabulkan gugatan PBB atas keputusan KPU yang tak meloloskan partai besutan Yusril Ihza Mahendra tersebut. Sedangkan, PKPI dimenangkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan direkomendasikan untuk jadi peserta Pemilu 2014.


Untuk PKPI sebenarnya, KPU sebelumnya sudah menolak menjalankan putusan Bawaslu tersebut. Karena putusan Bawaslu itu dinilai tidak cermat, dan tidak sesuai dengan fakta persidangan.

Meski menyerahkan kepada KPU, Partai Golkar mengingatkan, lembaga penyelenggara Pemilu itu segera memberi kepastian kepada kedua partai tersebut, terutama PBB. "Sembari mendorong badan itu untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. Jangan dibiarkan berlarut-larut karena akan mengganggu jalannya persiapan menjelang 2014 ini," tandas anggota Komisi I DPR ini. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya