Berita

indra/ist

Politik

PKS Yakin SBY-Prabowo Bicara Pilpres dan Penjajakan Kerjasama

SELASA, 12 MARET 2013 | 14:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pertemuan sekitar dua jam antara Presiden SBY dengan Prabowo Subianto, di Istana Negara kemarin petang, diasumsikan macam-macam.

Padahal, pihak Istana Negara, Waketum DPP Gerindra, Fadli Zon yang turut dalam pertemuan, bahkan Prabowo Subianto sendiri sudah mengutarakan apa benang merah materi pembicaraan. Namun, ada pertemuan tertutup empat mata SBY-Prabowo yang berlangsung sekitar 20 menit.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Indra, kepada Rakyat Merdeka Online, memprediksi, pertemuan yang cukup demonstratif dan memakan waktu cukup lama itu pasti tidak jauh seputar suksesi kepemimpinan.


"Seputar pilpres, perkembangan politik dan tidak menutup kemungkinan juga membicarakan penjajakan untuk saling bekerjasama," katanya, Selasa (12/3).

Terlepas dari itu, politisi Komisi III DPR tersebut berharap pertemuan dua tokoh nasional itu tidak hanya membicarakan kepentingan pragmatis pribadi atau golongan.

Seharusnya, kata Indra, pertemuan strategis seperti itu dijadikan sarana untuk saling berkomunikasi, berdiskusi, dan bersinergi dalam rangka mencari solusi yang tepat untuk menyelesaikan persolan bangsa di berbagai bidang.

"Terutama, persoalan mensejahterakan rakyat Indonesia," harap Indra. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya