Berita

pramono edhie prabowo

KLB DEMOKRAT

Ruhut Sitompul Cs Dituding Punya Agenda Terselubung Dorong Jenderal Pramono Jadi Ketum

SELASA, 12 MARET 2013 | 05:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejumlah elit Partai Demokrat seperti Ruhut Sitompul dan Ramadhan Pohan berharap KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat menggantikan Anas Urbaningrum. Itu artinya, Ruhut Sitompul Cs tak ingin ipar SBY tersebut menjadi Panglima TNI.

"Orang-orang yang mendorong dia untuk jadi ketua partai, berarti tidak menginginkan reputasi dia itu maksimum. Karena jabatan Panglima TNI itu sebenarnya cita-cita terakhir jenderal bahkan semua prajurit TNI," ujar pengamat politik Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam (Senin, 11/3).

Makanya, Syahganda berharap, elit Demokrat jangan mendorong saudara kandung Ibu Negara Ani Yudhoyono untuk terjun ke dunia politik saat ini. Karena, jangan sampai Jenderal Pramono Edhie hanya sampai KSAD tapi belum pernah jadi Panglima TNI.


"Kalau jadi ketua partai, berarti karir dia akan habis. Makanya orang yang mendorong ini berarti tak suka dengan Pramono Edhie. Karena dia (Ruhut Cs) tidak mau Pramono Edhie ini bersinar. Sekarang kan dia belum bersinar. Jadi orang yang mendorong itu punya hidden agenda," ungkap Syahganda.

Pramono Edhie belum bersinar karena dia belum bisa membuktikan kecemerlangan. Pasalnya, saat ini dia belum menjabat sebagai orang nomor satu di TNI. Makanya, kalau mau mencalonkan Pramono Edhie itu, tunggu jadi Panglima dulu.

Pramono Edhie baru masuk ke politik setelah terbukti menjukkan kualitas kepemimpinannya dengan melakukukan penyelesaian kasus-kasus seperti pembakaran Mapolres di OKU, Sumatera Selatan oleh anggota TNI, keamanan di Papua dan Poso.

Bagi Syahganda, sekarang sudah saatnya Pramono Edhie dipromosikan menjadi Panglima. Hal ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas kepempiminannya secara maksimum. Sekaligus sebagai sanksi kepada Panglima TNI sekarang, Laksamana Agus Suhartono, atas kejadian di Mapolres OKU.

"Kalau pada saat Panglima bisa dicalonkan oleh partai manapun, termasuk Demokrat. Tapi bukan untuk di partai, melainkan untuk 2014. Kasihan dong dia belum jadi Panglima sudah disuruh keluar dari TNI," kata Syahganda lagi.

Soal usia Pramono Edhie yang sudah akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat ini, sambung Syahganda, yang juga Kedua Dewan Direktur Sabang Merauke Circle ini, bisa diperpanjang Presiden SBY.

Karena sebagaimana diketahui, Pramono akan masuk masa pensiun Mei 2013 mendatang. Karena saat itu, jenderal kelahiran Magelang, Jawa Tengah 5 Mei 1955 ini akan berusia 58 tahun. Malah, Laksamana Agus yang lahir di Blitar 25 Agustus 1955 baru akan memasuki pensiun pada Agustus 2013. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya