Berita

Politik

PENGGANTI ANAS?

Demokrat Tak Kekurangan Stok, Ada Ani Yudhoyono dan Lain-lain

SENIN, 11 MARET 2013 | 21:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Majelis Tinggi Partai Demokrat sudah memutuskan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mengisi kekosongan kursi ketua umum yang ditinggalkan Anas Urbaningrum.

"Mengenai tepatnya tanggal berapa dan di mana masih akan dibicarakan lagi. Insya Allah sebelum tanggal 9 April sudah dilaksanakan," ujar Ketua DPP PD Andi Nurpati kepada Rakyat Medeka Online, Senin (11/3).

Nurpati berharap KLB berjalan lancar dan sukses memilih Ketua Umum baru yang mampu memimpin Demokrat dengan baik, memiliki leadership, managerial system dalam menjalankan kewajiban sebagai Ketua Umum yang tentu diharapkan mampu memperbaiki kondisi Demokrat.


Dikatakan mantan komisioner KPU itu, konsolidasi partai menjadi hal utama yang harus segera dikerjakan oleh ketua umum terpilih dan kemudian mempersiapan segala hal untuk menghadapi pemilu.

Menurut dia Demokrat tidak kekurangan stok terkait kriteria dan tugas tersebut. Dari kalangan internal antara lain ada Ani Yudhoyono, Hadi Utomo, Syarif Hasan, Amir Syamsuddin, Jero Wacik, Edhi Baskoro Yudhoyono, EE Mangindaan, Marzuki Ali, dan Sartono Hutomo.

Sementara dari kalangan eksternal ada Gamawan Fauzi, M.Nuh, Gita wiryawan, Mahfud MD dan Dahlan Iskan.

"Siapapun nantinya yang akan dipilih jadi Ketum diserahkan penuh kepada peserta KLB," pungkasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya