Berita

ilustrasi

Korupsi yang Menggurita Untungkan Prabowo Subianto

SENIN, 11 MARET 2013 | 19:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Di tengah mengguritanya korupsi yang melanda negeri ini, masyarakat tampaknya membutuhkan pemimpin alternatif yang tegas dan bersih dari jejak kejahatan kerah putih tersebut.

Hal ini ditunjukkan misalnya, masyarakat secara garis besar sudah tidak lagi mempersoalkan kesalahan-kesalahan pelanggaran HAM yang menyangkut Letjen (Purn) Prabowo Subianto. Mantan Danjen Kopassus itu menjadi capres yang diunggulkan sejumlah survei.

Masyarakat juga sudah tidak terlalu mengelu-elukan pemimpin yang kharismatik dan pintar berteori. Ini terlihat dari pilihan masyarakat pada Joko Widodo, yang terlihat dari survei yang dirilis sejumlah lembaga.


"Masyarakat butuh pemimpin yang apa adanya, jujur, bertindak cepat dan tegas serta berpihak pada rakyat yang sosoknya ada pada Jokowi," ujar peneliti Maarif Institute, Endang Tirtana, (Senin, 11/3).

Endang mengungkapkan itu menanggapi pernyataan, Jeffrie Geovanie, Board of Advisor CSIS, yang menilai Jokowi dan Prabowo paling berpeluang memenangkan Pilpres 2014. Apalagi hal itu sudah ditunjukkan dari berbagai hasil lembaga survei.

Menurut Endang juga, kedua figur itu merupakan kreatif dalam memasarkan program-program mereka dengan target yang jelas dan konsisten. Kekompakan keduanya dalam Pilgub DKI Jakarta menghasilkan popularitas keduanya di mata masyarakat. Prabowo merupakan pendukung utama Jokowi di Pilgub Jakarta.

"Akan tetapi pilihan sementara masyarakat ini tentunya tergantung dari kebijakan partai yang mengusung calon. Bisa jadi sang tokoh menjadi idola masyarakat secara umum, akan tetapi ada kebijakan strategis partai yang tidak bisa bersinergi sehingga memunculkan nama lain. Partai dalam hal ini harus  bisa mengolah sinyal-sinyal kebutuhan masyarakat (kualitas popularitas calon) dan juga kualitas kapabilitas calon jika ingin memenangkan pemilihan," ungkap Endang Tirtana.

Tokoh-tokoh yang kemungkinan akan mendampingi Jokowi atau Prabowo juga haruslah tokoh alternatif yang bersih jika ingin meraih simpati masyarakat. Sosok yang sering muncul dalam hasil-hasil survei ini di antaranya Chairul Tanjung, Dahlan Iskan,  Gita Wiryawan, Hary Tanoesoedibjo, Mahfud MD, dan Puan Maharani.

"Sosok-sosok tersebut termasuk yang tidak ada jejak korupsi dan tokoh-tokoh yang diyakini sejalan dengan Jokowi dan Prabowo," jelasnya.

Namun, sambung Endang, yang agak mengejutkan adalah, keberanian Hary Tanoe terjun langsung ke politik menjadi cacatan tersendiri dalam politik Indonesia. Dengan sumber daya kuat, umur masih muda dan produktif, serta modal politik yang sudah mulai kuat, akan membuat Hary Tanoe sangat diperhitungkan pada pemilu 2014. [zul]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya