Berita

marty natalegawa

KONFLIK MALAYSIA-SULU

Pemerintah Jamin Keamanan WNI di Sabah, Malaysia

SENIN, 11 MARET 2013 | 12:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemerintahan memastikan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Warga Negara Indonesia yang ada di Malaysia aman menyusul terjadinya kontan senjata antara pasukan Malaysia dengan tentara Kesultanan Sulu yang merupakan warga Filipina Selatan di negara bagisan Sabah, Malaysia.

"Alhamdulillah berkat langkah-langkah antisipatif yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya oleh perwakilan kita di sana, hingga saat ini tidak ada warga negara kita yang dilaporkan mengalami permasalahan berkaitan dengan yang berkembang di Malaysia saat ini," ujar Menteri Luar Negeri Marty di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/3).

Pemerintah telah menjalin kerjasama dengan pihak perusahaan yang mempekerjakan WNI di wilayah terjadinya konflik. Para pekerja, sudah direlokasi ke suatu titik yang lebih aman.


"Hingga saat ini mereka dalam keadaan baik bahkan tim dari Konsultan Jenderal kita sudah berkunjung menemui mereka. Secara umum keadaan baik, masalah terkelola. Kita terus memantau perkembangan," tegas Marty.

Untuk keluarga di tanah air yang ada keluarga dan saudaranya di Sabah, Malaysia, diimbau tidak perlu khawatir.  Kalau ada pihak kelurga di tanah air yang mengalami kesulitan berkomunikasi dengan saudara-saudara di sana silakan menghubungin kemenlu.

"Kita bisa coba membantu memfasilitasi mereka," pungkasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya